UPDATE! KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana Kasus Bank BJB ke Lisa Mariana Lewat Nominee
--
ASCOMAXX.com – Pada artikel berikut ini akan berbagi informasi mengenai dugaan Lisa Mariana terima aliran dana kasus Bank BJB yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi terkini!
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengembangkan penyidikan perkara dugaan korupsi pengadaan iklan Bank BJB periode 2021-2023. Dalam pengembangan tersebut, penyidik turut menelusuri dugaan aliran dana yang disebut berkaitan dengan selebgram Lisa Mariana Presley Zulkandar.
Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengatakan dugaan tersebut masih berada dalam tahap pendalaman. Penyidik belum mengungkap secara rinci berapa nilai uang yang diduga mengalir kepada Lisa maupun bagaimana mekanisme transaksinya.
Baca juga: Gempar! Pabrik Sepatu di Lebak Berencana Relokasi, Sekitar 900 Pekerja Terancam PHK Massal
Baca juga: Guru Honorer Lijan Sinaga Terancam 12 Tahun Penjara, Nyesek! Hanya Berawal dari Teguran soal Sepatu
KPK menduga aliran dana tersebut tidak diberikan secara langsung menggunakan nama Lisa Mariana. Penyidik justru menemukan indikasi penggunaan pihak lain atau nominee dalam transaksi yang tengah ditelusuri.
"Jadi, itu sedang ditelusuri, apakah nomine ini ada kaitannya dengan pihak-pihak tertentu yang sekarang sedang didalami," kata Achmad Taufik Husein.
Taufik menyampaikan, penyidik masih berusaha mengidentifikasi hubungan antara pihak yang menjadi nominee dengan orang-orang yang berkaitan dengan perkara korupsi Bank BJB. Karena proses penyidikan masih berjalan, KPK belum memberikan penjelasan lebih jauh mengenai identitas pihak tersebut.
Kasus yang sedang diusut tersebut berkaitan dengan pengadaan iklan Bank BJB pada 2021 hingga 2023. KPK sebelumnya telah menetapkan lima orang sebagai tersangka, termasuk Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi dan sejumlah pihak dari perusahaan agensi periklanan.
Dalam perkara itu, pengadaan iklan melibatkan enam agensi. KPK memperkirakan dugaan praktik korupsi tersebut menimbulkan kerugian keuangan negara sekitar Rp223 miliar.
Selain dugaan aliran dana kepada Lisa Mariana, penyidik juga masih menelusuri kemungkinan adanya aliran uang kepada pihak lain, termasuk orang-orang yang berada di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pendalaman dilakukan untuk mengetahui ke mana saja dana dalam perkara tersebut mengalir.
KPK menegaskan pengembangan perkara akan dilakukan berdasarkan temuan penyidik. Dugaan keterkaitan Lisa Mariana dengan aliran dana tersebut pun masih dalam tahap penyelidikan dan belum menjadi kesimpulan akhir mengenai keterlibatannya dalam perkara korupsi Bank BJB.
Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bisa bermanfaat dan update berita terbaru hanya melalui website kami!