Wednesday 23rd of September 2026
×

Kasus Kelab Malam SCBD: Pesinetron Yusuf Kartiko Diperiksa di Kantor Polda Metro Jaya

Kasus Kelab Malam SCBD: Pesinetron Yusuf Kartiko Diperiksa di Kantor Polda Metro Jaya

--

ASCOMAXX.com - Industri hiburan tanah air kembali diguncang oleh persoalan hukum yang menyeret sejumlah nama selebritas muda. Terbaru, pesinetron Yusuf Kartiko memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Metro Jaya pada Selasa, 22 September 2026.

Aktor yang tengah naik daun lewat sinetron Ternyata Ini Cinta tersebut diperiksa sebagai saksi kunci terkait rentetan insiden keributan antarkelompok di sebuah kelab malam kawasan SCBD, Jakarta Selatan.


Baca juga: Link Video Skandal SMK di Cianjur Viral di Telegram, Full Durasi Sejoli Diduga Suami Istri!

Yusuf Kartiko tiba di markas Polda Metro Jaya sekitar pukul 12.52 WIB dengan didampingi oleh tim kuasa hukumnya. Alih-alih menunjukkan ketegangan, putra dari pengacara senior Ferry Juan ini justru tampak santai menghadapi sorotan kamera. Ia bahkan sempat melempar senyuman serta melantunkan pantun perdamaian di hadapan awak media sebelum memasuki ruang pemeriksaan.

Penyelidikan ini merupakan buntut dari peristiwa yang terjadi pada malam hari tanggal 12 September 2026. Saat itu, Yusuf bersama rekan-rekan satu sinetronnya, termasuk penyanyi pop Betrand Peto, memutuskan untuk berkaraoke bersama setelah menyelesaikan jadwal syuting yang padat.

Baca juga: Subchi Azal Tsani Alias Bechi Anak Kian Jombang Pelaku Pelecehan Seksual, Diam-diam Bebas pada Agustus 2025

Namun, suasana santai tersebut mendadak berubah menjadi ricuh setelah terjadi kesalahpahaman antarkelompok yang memicu aksi saling lapor di kepolisian.

Pemeriksaan yang dijalani Yusuf Kartiko pada 22 September 2026 tersebut berkaitan dengan laporan saling tuduh antara pesinetron Bebby Hatami dan seorang perempuan berinisial DYP. Selain itu, insiden di lokasi yang sama juga menyeret nama penyanyi Betrand Peto atas dugaan kekerasan seksual yang dilaporkan oleh perempuan lain berinisial ANW

Berikut adalah poin-poin penting terkait pemeriksaan Yusuf Kartiko:

  • Hadir sebagai Saksi Kunci: Yusuf Kartiko mengonfirmasi bahwa dirinya berada di tempat kejadian perkara (TKP) saat perselisihan terjadi. 
  • Membela Betrand Peto: Yusuf secara tegas menyatakan bahwa sahabatnya, Betrand Peto, tidak terlibat dalam keributan maupun dugaan kekerasan fisik yang dituduhkan. Ia berkomitmen untuk meluruskan nama baik Betrand di mata publik.
  • Buntut Aksi Saling Lapor: Keributan malam itu memicu dua laporan besar. DYP melaporkan Bebby Hatami atas dugaan penganiayaan, sementara Bebby Hatami melaporkan balik DYP ke Polda Metro Jaya atas tuduhan serupa.

Baca juga: Breaking News! Status Gunung Api Anak Krakatau Turun Level II atau Waspada, Aktivitas Kini Makin Tinggi

Menurut kesaksian Yusuf yang berada langsung di tempat kejadian perkara (TKP), Betrand sama sekali tidak terlibat dalam keributan fisik maupun tindakan pelecehan seperti yang dituduhkan.

Yusuf menceritakan bahwa malam itu merupakan kali pertama mereka berkunjung ke kelab malam tersebut murni untuk melepas penat. Ia menyayangkan adanya pihak yang melebih-lebihkan narasi hingga menjadi bola liar di media sosial.

Dampak dari bergulirnya kasus hukum ini rupanya cukup memengaruhi jalannya produksi sinetron kejar tayang yang mereka bintangi. Demi fokus menyelesaikan proses penyelidikan di Polda Metro Jaya, Betrand Peto terpaksa mengambil keputusan berat untuk mengambil jeda cuti sementara dari aktivitas syuting.

Baca juga: Ramai Konten A Day in My Life, Pasangan Pria dalam Video Sesama Jenis di Leuwiliang Akhirnya Ditangkap

Absennya Betrand di lokasi syuting diakui Yusuf membawa atmosfer yang berbeda dan menyisakan rasa kehilangan mendalam bagi kru serta pemain lainnya. Di mata rekan-rekannya, Betrand adalah sosok yang ceria dan selalu menghidupkan suasana di set syuting.

Yusuf berharap agar pembuktian lewat fakta hukum dan pemeriksaan kamera pengawas (CCTV) di lokasi dapat segera mengungkap kebenaran yang sesungguhnya. Pihak Polda Metro Jaya sendiri hingga kini masih terus mengumpulkan bukti-bukti otentik dan memeriksa saksi-saksi lain yang berada di area karaoke pada malam kejadian guna menentukan kelanjutan status perkara ini.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST