Kapal Pinisi Yukai Karam di Labuan Bajo, 13 Wisatawan Berhasil Dievakuasi
--
ASCOMAXX.com – Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai karamnya kapal Pinisi Yukai yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi terbarunya!
Kapal wisata KM Yukai mengalami kecelakaan hingga tenggelam di perairan Tanjung Sture, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (27/9/2026) pagi. Sebanyak 13 wisatawan yang berada di atas kapal berhasil diselamatkan tanpa korban jiwa maupun luka-luka.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 Wita ketika KM Yukai tengah berlayar dari area mooring Pulau Kelapa menuju Pulau Bidadari. Kapal membawa wisatawan yang dijadwalkan mengikuti aktivitas snorkeling di kawasan tersebut.
Baca juga: Kades Kemiri Bantah Peras Warga Korban Curanmor, Jelaskan Asal Permintaan Uang Rp1 Juta
Kasat Polairud Polres Manggarai Barat Iptu Leonardo Marpaung mengatakan kecelakaan bermula ketika kapal melintas di sekitar Tanjung Sture dalam kondisi air laut sedang surut. Kapal kemudian menghantam gugusan karang dangkal hingga bagian lambung mengalami kebocoran.
“Peristiwa naas tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 Wita ketika kapal sedang dalam pelayaran dari area mooring Pulau Kelapa menuju Pulau Bidadari untuk kegiatan snorkeling,” kata Leonardo.
Setelah mengalami kebocoran, posisi kapal semakin miring hingga akhirnya tidak dapat bertahan dan tenggelam. Pada saat kejadian, terdapat 13 wisatawan yang terdiri dari tujuh turis asing dan enam wisatawan domestik. Selain penumpang, enam awak kapal juga berada di dalam KM Yukai.
Baca juga: Polisi Telah Tetapkan Dua Tersangka dalam Kasus Pembunuhan Presenter TVRI Papua Barat
Proses penyelamatan berlangsung cepat setelah dua kapal wisata yang berada tidak jauh dari lokasi memberikan bantuan. Para penumpang dan kru dievakuasi menggunakan sekoci sebelum kemudian mendapatkan penanganan dari tim penyelamat. Satpolairud Polres Manggarai Barat bersama Tim SAR Gabungan juga segera menuju lokasi setelah menerima laporan sekitar pukul 06.35 Wita.
Leonardo memastikan seluruh orang yang berada di atas kapal berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.
“Meskipun kapal mengalami kebocoran parah dan kemiringan ekstrem, seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat tanpa korban jiwa maupun luka-luka melalui operasi tanggap cepat (quick response) tim SAR gabungan,” jelasnya.
Setelah kejadian, kepolisian mulai menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut. Nakhoda dan anak buah kapal (ABK) telah diperiksa untuk mengetahui rangkaian kejadian hingga KM Yukai menabrak karang dan akhirnya tenggelam.
Baca juga: Misteri Kematian Istri Dokter di Cirebon, Ditemukan Tewas Mengenaskan dengan Banyak Luka Tusuk
“Kami sedang melakukan pemeriksaan intensif terhadap nakhoda dan ABK jurumudi di Mako Satpolairud Polres Manggarai Barat guna mengetahui secara pasti penyebab terjadinya kecelakaan,” ujar Leonardo.
Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo Stephanus Risdiyanto sebelumnya menyebut kapal mengalami kandas akibat menghantam karang dangkal.
“Kandas menabrak batu mandi (karang dangkal),” ungkap Stephanus. Seluruh penumpang kemudian dibawa menuju Pelabuhan Marina Labuan Bajo menggunakan Sea Rider KSOP Labuan Bajo.
Polisi kini masih mendalami dugaan adanya kelalaian dalam kecelakaan tersebut. Pemeriksaan terhadap nakhoda dan kru menjadi bagian dari proses penyelidikan untuk memastikan faktor yang menyebabkan kapal keluar jalur hingga menghantam karang dangkal.
Baca juga: Fakta Kasus TGH Muhammad Imanuddin Sumar, Bantah Keras Tuduhan Pelecehan Santri
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tenggelamnya KM Yukai tersebut. Namun, kecelakaan itu menyebabkan kapal wisata mengalami kerusakan berat dan tenggelam di perairan sekitar Pulau Seture. Penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil penyelidikan aparat terkait.
Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat dan update berita terbaru hanya melalui website kami!