Sunday 20th of September 2026
×

Kacau! 13 WNA Diduga Terlibat Bisnis Prostitusi Online di Bali, Imigrasi Amankan dan Ungkap Identitasnya

Kacau! 13 WNA Diduga Terlibat Bisnis Prostitusi Online di Bali, Imigrasi Amankan dan Ungkap Identitasnya

--

ASCOMAXX.com – Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai 13 WNA bisnis prostitusi online di Bali yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi terbarunya!

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ngurah Rai mengungkap identitas 13 warga negara asing (WNA) yang diamankan dalam operasi di sejumlah kawasan Bali. Mereka terdiri dari 12 perempuan dan satu laki-laki yang diduga menjalankan aktivitas prostitusi online di wilayah Umalas, Seminyak, dan Canggu.


Delapan perempuan ditemukan di Vila Nooki 4, Umalas. Mereka terdiri dari tiga warga Rusia berinisial DK, AG, dan KS, serta satu warga Kazakhstan berinisial AS. Keempatnya tercatat menggunakan izin tinggal kunjungan. Sementara itu, empat WNA asal Nigeria berinisial HBO, MOL, GO, dan TE juga diamankan karena diduga menyalahgunakan izin tinggal untuk aktivitas serupa.

Baca juga: Aksinya Resahkan Warga! Pasangan Sesama Lelaki Viral Usai Mesum di Bogor Akhirnya Ditangkap

Dalam penindakan di lokasi tersebut, petugas turut menemukan sejumlah barang, antara lain alat kontrasepsi, body oil, perlengkapan kosmetik, telepon seluler, dan tas. Temuan tersebut menjadi bagian dari pendalaman petugas terhadap aktivitas para WNA yang diamankan.

Tiga WNA Nigeria lainnya ditangkap di Vila Kayu, Seminyak. Mereka masing-masing berinisial JFP, ECM, dan HOU. Ketiganya diketahui menggunakan visa izin tinggal kunjungan untuk program magang yang masa berlakunya telah berakhir. Petugas juga menemukan alat kontrasepsi, pelumas, tas, serta sejumlah ponsel.

Kabid Inteldakim Kantor Imigrasi Ngurah Rai Raja Ulul Azmi Syahwali menyebut sebagian WNA tersebut tidak tinggal sesuai alamat yang tercantum dalam dokumen keimigrasian.

“Dari WNA tersebut, terdapat yang alamatnya bukan di Bali. Alamatnya itu sesuai izin tinggalnya, ada juga yang alamatnya di Jakarta. Jadi mereka berpindah-pindah,” ungkap Raja dalam konferensi pers, Jumat (18/9/2026).

Baca juga: Wanita di Serang Tewas, Dugaan Bunuh Diri Terbongkar Sebagai Kasus Pembunuhan, Begini Kronologinya

Menurut Raja, para WNA Nigeria yang diamankan diduga menawarkan layanan secara individual melalui situs dan aplikasi tertentu. Transaksi dilakukan dengan sistem pembayaran langsung setelah mereka dipanggil ke lokasi.

“Memang untuk WN Nigeria ini, kita harus memanggilnya secara perorangan. Jadi kita panggil, dia datang, dan di situ kita harus bayar,” jelasnya.

Sementara di kawasan Canggu, petugas mengamankan dua WNA, yakni perempuan asal Rusia berinisial IP dan pria asal Ukraina berinisial OG. IP diduga menawarkan jasa melalui WhatsApp dengan menggunakan KITAS Remote Worker yang masih berlaku hingga 8 November 2026. Dari lokasi, petugas menemukan pelumas, alat kontrasepsi, parfum, dan ponsel.

OG kemudian ditangkap di sebuah apartemen setelah pengembangan kasus IP. WNA asal Ukraina tersebut diduga berperan dalam memfasilitasi kegiatan tersebut. Imigrasi mencatat ITAS Investor milik OG telah berakhir pada 14 Oktober 2025.

Baca juga: VIRAL! ini Dia Tarif Pricelist Santet Karang Hawu Sukabumi, Mulai dari Rp3 Jutaan Saja!

Kanit 3 Subdit IV Ditreskrimum Polda Bali Kompol I Made Dimas Widyantara menyebut kasus yang melibatkan IP dan OG memiliki indikasi tindak pidana perdagangan orang (TPPO) karena diduga terdapat pihak yang mengendalikan aktivitas tersebut.

“Dari beberapa WNA yang sudah diamankan, imigrasi sekarang sudah membuat laporan polisi di Polda Bali. Kemungkinan besar yang sudah layak memenuhi unsur untuk dinaikkan menjadi laporan polisi adalah di TKP Canggu dengan inisial IP dan terlapor OG,” kata Dimas.

Polda Bali selanjutnya mendalami perkara tersebut berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku. Terhadap IP dan OG, penyidik menyebut sejumlah pasal dalam UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP serta UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan TPPO dapat diterapkan sesuai hasil penyidikan.

Baca juga: VIRAL! HP Meledak dan Terbakar di KRL Rangkasbitung-Tanah Abang Sebabkan Keterlambatan 7 Menit, Apa Penyebabnya?

Nah, itu dia informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat dan update berita terbaru hanya melalui website kami!

Source:

Update Terbaru

RELATED POST