4 Korban KM Virgo Asal Kediri Ternyata Sekeluarga, Niat Pergi Cari Kerja Namun Takdir Berkata Lain!
--
Empat warga Kelurahan Bujel, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, tercantum dalam manifes penumpang KMP Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa dekat Masalembo pada hari Minggu (13 September 2026).
Informasi yang dilansir dari detik.com, Keempat orang tersebut merupakan satu keluarga: Winarsih (48), suaminya Ermanto (41), serta kedua anak mereka, Amelia Elsa Mahera (16) dan Kayla Ermania Rizky (6).
Lurah Bujel, I Wayan Yudiana, membenarkan bahwa keempat warga tersebut ada dalam manifes KMP Virgo Transport 8. Winarsih berangkat bersama suami dan kedua anaknya.
Baca juga: Kronologi Dugaan Penipuan Aisar Khaled Rp 5,7 Mencuat, Kepolisian Konfirmasi Laporan dari Korban!
"Iya, Warga kami atas nama Winarsih itu masuk dalam daftar manifest yang ada di kapal virgo yang tenggelam kemarin. Dan beliau berangkat bersama suami dan dua orang anaknya," ujar I Wayan Yudiana .
Kakak ipar Winarsih, Sigit Sugiarto, menyatakan bahwa keluarga tersebut telah berangkat dari Kediri pada hari Jumat menuju Banjarmasin. Mereka berniat menemui teman yang dikenal Winarsih saat bekerja sebagai pekerja migran di luar negeri, sekaligus mencari pekerjaan.
"Mereka berangkat sejak hari Jumat dan akan pergi ke Banjarmasin menemui temannya yang dikenal Winarsih pada saat menjadi TKW dan mencari lapangan pekerjaan," kata Sigit.
Pihak keluarga baru mengetahui adanya kecelakaan setelah menerima kabar bahwa KMP Virgo Transport 8 mengalami musibah di perairan Masalembo. Mereka pun segera menuju Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya.
I Wayan menyebutkan bahwa tim identifikasi dari Polres Kediri Kota juga telah mendatangi rumah keluarga tersebut pada Minggu malam untuk menyampaikan informasi terkait kecelakaan itu.
"Kemarin dari petugas identifikasi Polres Kediri Kota sudah hadir ke tempat keluarga korban untuk memberitahukan tentang peristiwa tersebut," jelas I Wayan.
Saat ini, pihak keluarga sedang membawa sejumlah dokumen ke Surabaya untuk membantu proses identifikasi. Dokumen-dokumen tersebut diperlukan sebagai data pembanding jika ada korban yang ditemukan.
"Hari ini keluarga korban membawa beberapa berkas yang dibutuhkan oleh tim investigasi untuk melengkapi bukti-bukti mungkin terkait dengan identifikasi," jelasnya.
Menurut I Wayan, keberangkatan pihak keluarga ke Surabaya dilakukan setelah adanya koordinasi dengan tim identifikasi. Keluarga diminta membawa bukti-bukti yang dapat membantu proses verifikasi identitas.
"Saat ini keluarga korban sudah ke Surabaya untuk membawa bukti-bukti yang diperlukan, seperti apa yang disampaikan oleh tim identifikasi dari Polres Kediri Kota yang sudah hadir kemarin malam di rumah keluarga korban dan mengabarkan bahwa diperlukan beberapa alat bukti yang nanti akan mendukung proses identifikasi," ujar I Wayan.
Salah satu dokumen yang dibawa oleh pihak keluarga adalah ijazah sekolah. Dokumen ini dapat menjadi data pendukung untuk verifikasi identitas, termasuk untuk analisis sidik jari.
"Salah satunya itu adalah ijazah yang mungkin ada di rumah itu untuk menentukan sidik jari dan sebagainya," jelasnya.
Baca juga: Harga Samsung Galaxy A57 5G Mulai Rp 8 Juta, HP Mid-Range Setara Flagship dengan Fitur Ciamik!
Sementara itu, terkait tes DNA, prosesnya masih menunggu arahan dari tim identifikasi di Surabaya.
"Sedangkan untuk tes DNA ini masih menunggu dari tim identifikasi yang ada di Surabaya," tambahnya.
Pihak Kelurahan Bujel menyatakan kesiapannya untuk mendukung keluarga, termasuk membantu kebutuhan transportasi jika diperlukan untuk proses identifikasi di Surabaya.
"Kami dari pemerintah Kelurahan Bujel sudah mengunjungi keluarga korban dan menanyakan apa yang bisa kami bantu termasuk juga seandainya dari pihak keluarga korban memerlukan bantuan transportasi atau apapun itu untuk keperluan identifikasi karena tim identifikasi ini adanya di Surabaya," rinci Wayan.
Keempat warga Bujel tersebut belum ditemukan. Pihak keluarga masih menantikan kabar terbaru mengenai pencarian dan berharap Winarsih, Ermanto, Amelia, dan Kayla segera ditemukan dalam keadaan selamat.
"Keterangan keluarga saat ini untuk korban sendiri masih belum diketemukan, masih dalam proses pencarian," pungkasnya.