Friday 11th of September 2026
×

50 Juta Warga Desil 1-5 Dapat Bansos, Luhut Ungkap Sumber Dana dan Skemanya

50 Juta Warga Desil 1-5 Dapat Bansos, Luhut Ungkap Sumber Dana dan Skemanya

--

ASCOMAXX.com – Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai 50 juta warga desil 1-5 mendapatkan bansos yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi terbarunya!

Pemerintah menyiapkan bantuan sosial (bansos) berbasis digital untuk sekitar 50 juta masyarakat yang masuk kelompok desil 1 hingga 5. Kelompok tersebut disebut menjadi sasaran masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.


Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah sekaligus Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan penyaluran bansos nantinya dilakukan secara langsung kepada penerima melalui rekening bank yang disiapkan pemerintah.

Baca juga: Kuasa Hukum Richard Lee Klaim Barang Bukti White Tomato Palsu, Yakin Bisa Bebas?

Skema tersebut merupakan bagian dari perubahan pola subsidi pemerintah. Bantuan tidak lagi diberikan dengan pendekatan subsidi produk, melainkan langsung diarahkan kepada masyarakat yang menjadi penerima manfaat.

"Nanti kita tidak subsidi produk lagi, tapi subsidi langsung diberikan pada rakyat ke bank account dari rakyat, itu arahan Presiden. Nah dengan begitu membawa keadilan ya, memberi keadilan kepada masyarakat kita. Masyarakat termiskin yang ada tadi 50 juta ya, 50 juta itu sudah pasti akan diberikan," kata Luhut dalam konferensi pers di kantor Dewan Ekonomi Nasional, Jakarta Pusat, Kamis (10/9/2026).

Mengenai anggaran, Luhut menjelaskan pemerintah mengandalkan hasil efisiensi yang diperoleh melalui proses digitalisasi. Pemerintah sebelumnya menghitung potensi penghematan dari digitalisasi dapat mencapai Rp1.200 triliun.

Baca juga: Buruh Gelar Aksi Demo Serentak, 11 Tuntutan Ketenagakerjaan Dibawa ke Pemerintah

"Dan tadi pertanyaannya dari mana uangnya? Ya nanti saya kira fiskal kemarin Presiden dengan penghematan digitalisasi yang kami hitung bisa mencapai Rp 1.200 triliun, itu angka itu bisa akan turun ke bawah," jelas Luhut.

Luhut memastikan kelompok penerima bantuan berada pada rentang desil 1 sampai 5. Meski begitu, pemerintah masih melakukan pembenahan terhadap data penerima agar klasifikasi kesejahteraan yang digunakan semakin tepat.

"Saya kira desi 1 sampai sampai 5, desil 1 sampai 5," ujar Luhut.

Untuk mendukung penyaluran tersebut, pemerintah tengah mengembangkan sistem perlindungan sosial digital berbasis Digital Public Infrastructure (DPI). Sistem ini menghubungkan identitas digital, pertukaran informasi antarinstansi, serta mekanisme pembayaran digital dalam satu ekosistem.

Baca juga: Prabowo Perintahkan Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang di Perairan Anak Krakatau, Seskab: 'Doa Kita Untuk Rombongan'

Proses verifikasi penerima juga akan memanfaatkan biometrik wajah yang terhubung dengan data kependudukan Dukcapil. Masyarakat nantinya dapat mengecek sekaligus mengajukan bantuan secara mandiri menggunakan NIK melalui portal pemerintah.

Kelayakan penerima akan diperiksa berdasarkan sejumlah data lintas instansi, termasuk informasi kepemilikan kendaraan dan status sebagai aparatur sipil negara (ASN). Dengan sistem tersebut, pemerintah berharap penyaluran bansos dapat lebih tepat sasaran.

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat dan update berita terbaru hanya melalui website kami!

Source:

Update Terbaru

RELATED POST