Buruh Gelar Aksi Demo Serentak, 11 Tuntutan Ketenagakerjaan Dibawa ke Pemerintah
--
ASCOMAXX.com – Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai demo buruh hari ini yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi terbarunya!
Gelombang aksi buruh digelar serentak di 30 daerah pada Kamis, 10 September 2026. Di Jakarta, massa dari Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) menyampaikan 11 tuntutan kepada pemerintah dan DPR, terutama berkaitan dengan pembahasan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan.
Ketua Umum Gerakan Buruh Seluruh Indonesia (GSBI) Rudi HB Daman menilai rancangan aturan tersebut masih menyisakan sejumlah persoalan bagi pekerja. Menurutnya, buruh melihat adanya substansi yang masih membawa pendekatan Omnibus Law sehingga belum sesuai dengan harapan mereka.
Baca juga: HEBOH! Warga Kediri Tertipu Rp74,65 Juta oleh Dukun Palsu, Pelaku Ditangkap di Tuban
"Undang-undang ini salah satunya masih memiliki semangat Omnibus Law. Masih jauh dari harapan buruh," ujar Rudi.
Salah satu poin yang menjadi sorotan adalah program pemagangan. Buruh khawatir skema tersebut justru dimanfaatkan perusahaan untuk mendapatkan tenaga kerja dengan biaya murah, bukan sebagai sarana pembelajaran bagi pelajar maupun mahasiswa.
"Pemagangan itu adalah harus dihapuskan karena itu bagian skema politik upah murah, bagian skema daripada praktik outsourcing jilid kedua," tutur Rudi.
Selain pemagangan, persoalan pekerja kontrak atau PKWT juga dipermasalahkan. Buruh keberatan terhadap kemungkinan masa kontrak yang dapat berlangsung hingga empat tahun. Mereka mengusulkan masa PKWT dibatasi satu tahun dengan opsi perpanjangan.
"Kami memberikan kompromi kepada pemerintah, kepada DPR, kalaupun diatur hanya satu tahun, dan perpanjangannya," kata Rudi.
Baca juga: Nonton Video Viral Full Durasi HD, Streaming Kegemaranmu Gratis Tanpa Ada Gangguan Apapun
Sebelas tuntutan yang dibawa KBPBI mencakup pembentukan UU Perlindungan Ketenagakerjaan yang pro-buruh, kepastian kerja, upah layak, perlindungan pekerja platform, jaminan pesangon dan pencegahan PHK sepihak, penguatan serikat pekerja, serta prioritas terhadap keselamatan dan kesehatan kerja.
Buruh juga mendesak adanya sanksi tegas terhadap perusahaan yang melanggar hak pekerja. Selain itu, mereka meminta perlindungan lebih kuat bagi buruh perempuan, kesempatan kerja untuk penyandang disabilitas dan kelompok rentan, serta program peningkatan dan pengalihan keterampilan atau upskilling dan reskilling.
Di Jakarta, aksi dipusatkan di kawasan Balai Kota Jakarta dan Gedung DPRD DKI Jakarta di Kebon Sirih. Konsentrasi massa di sejumlah titik pusat kota berpotensi memengaruhi arus lalu lintas, sehingga pengendara diimbau mempertimbangkan rute alternatif.
Baca juga: Detik-Detik Rombongan Dinas Pertanian Jayawijaya Diserang KKB, Tiga Pegawai Tewas
Kepolisian menyebut pengaturan lalu lintas dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan. Pengguna jalan yang tidak memiliki kepentingan di sekitar lokasi aksi disarankan menghindari kawasan tersebut untuk mengantisipasi kepadatan selama demonstrasi berlangsung.
Nah, demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat dan update berita terbaru hanya melalui website kami!