Friday 11th of September 2026
×

Demo Buruh Tuntut Perlindungan Ketenagakerjaan di DPRD DKI Picu Kemacetan di Jalan Kebon Sirih

Demo Buruh Tuntut Perlindungan Ketenagakerjaan di DPRD DKI Picu Kemacetan di Jalan Kebon Sirih

--

ASCOMAXX.com – Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai update demo buruh hari ini yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi terbarunya!

Aksi unjuk rasa buruh di depan Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (10/9/2026) siang, berdampak pada kelancaran lalu lintas. Arus kendaraan di kawasan tersebut mengalami kepadatan hingga antrean kendaraan memanjang menuju persimpangan Jalan MH Thamrin.


Kepadatan terjadi setelah sebagian ruas Jalan Kebon Sirih digunakan untuk kegiatan demonstrasi. Dua lajur di sisi kiri jalan ditutup oleh mobil komando yang menjadi pusat orasi massa, sehingga ruang bagi kendaraan yang melintas menjadi lebih sempit.

Baca juga: Buruh Gelar Aksi Demo Serentak, 11 Tuntutan Ketenagakerjaan Dibawa ke Pemerintah

Sejumlah kendaraan roda empat, mulai dari mobil pribadi, taksi hingga bus Transjakarta, harus bergerak perlahan melewati lokasi. Pengendara juga terlihat bergantian berpindah jalur dan beberapa kali berhenti karena lalu lintas tersendat akibat penyempitan ruas jalan.

Di sisi lain, kendaraan roda dua memenuhi jalur yang tersedia. Pengemudi ojek online dengan seragam hijau juga tampak ikut berada di tengah kepadatan. Sementara itu, ratusan buruh berkumpul di sekitar trotoar dan sebagian badan jalan di depan gerbang DPRD DKI sambil membawa bendera organisasi serta spanduk tuntutan.

Aksi tersebut dilakukan untuk mengawal pembahasan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan. Massa menilai rancangan aturan tersebut belum menunjukkan perkembangan yang sesuai dengan target pengesahan pada akhir Oktober 2026.

Baca juga: Nonton Video Viral Full Durasi HD, Streaming Kegemaranmu Gratis Tanpa Ada Gangguan Apapun

Ketua DPD FSP LEM DKI Jakarta, Suprapto, menyebut buruh kecewa karena pembahasan RUU tersebut belum juga berjalan. Ia bahkan menilai kondisi itu menunjukkan ketidakseriusan dalam proses perumusan aturan.

"Ini sudah pasti janji palsu. Sudah seharusnya RUU ini disahkan bulan depan, tapi sampai sekarang belum ada pembahasan, seperti tidak serius merumuskannya," kata Suprapto di atas mobil komando.

Suprapto juga meminta DPRD DKI membuka ruang audiensi dengan perwakilan buruh. Menurutnya, pertemuan tersebut diperlukan untuk mendorong DPR RI segera membahas rancangan undang-undang agar target pengesahan tidak kembali tertunda.

Ketua Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Sunarno, mengatakan aksi tersebut sekaligus menjadi sarana menyampaikan aspirasi pekerja dari berbagai daerah. Ia berharap regulasi ketenagakerjaan yang nantinya disahkan dapat memberikan perlindungan lebih besar bagi kaum buruh.

Baca juga: Bocoran Spesifikasi iPhone Lipat Apple dan Harganya, Segera Debut! Usung Chip A20 Pro Hingga Jaringan 5G mmWave

“Kami berkepentingan membawa aspirasi dari seluruh buruh di Indonesia agar dalam UU Ketenagakerjaan nanti atau ke depan itu berpihak kepada kaum buruh,” jelas Sunarno.

Menurut kelompok buruh, masih terdapat 49 pasal dalam RUU Perlindungan Ketenagakerjaan yang dianggap belum mengakomodasi kepentingan pekerja. Dari jumlah tersebut, 14 pasal menjadi perhatian utama KBPBI, khususnya terkait ketentuan magang, outsourcing, upah minimum, dan cuti haid.

Polisi turut melakukan pengamanan serta memasang pembatas untuk memisahkan area demonstrasi dari jalur kendaraan. Setelah melewati kawasan Gedung DPRD DKI hingga Bundaran Tugu Tani, arus lalu lintas kembali berangsur normal.

Baca juga: Heboh! 3 Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, Amran Soroti Tugas di Papua

Itulah informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat dan update berita terbaru hanya melalui website kami!

Source:

Update Terbaru

RELATED POST