Tuesday 25th of August 2026
×

Resmi! Adhi Wiharto Dicopot Gerindra Banyumas Setelah Dinyatakan Jadi Tersangka KPK Atas Dugaan Suap Jalur Mandiri Unsoed

Resmi! Adhi Wiharto Dicopot Gerindra Banyumas Setelah Dinyatakan Jadi Tersangka KPK Atas Dugaan Suap Jalur Mandiri Unsoed

--

ASCOMAXX.com – Lagi-lagi korupsi! Langsung saja simak artikel di bawah ini kami akan membagikan informasi terkait dengan Adhi Wiharto yang sudah kami siapkan khusus untuk kamu! 

Baru-baru ini diketahui bahwa DPC Partai Gerindra Kabupaten Banyumas menonaktifkan Adhi Wiharto dari kepengurusan partai setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi yang berkaitan dengan penerimaan mahasiswa baru di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto.


Baca juga: Ini Penyebab Bus Rombongan AMPB PATI Diserang Saat Menuju Jakarta, Begini Kronologi Lengkap Kejadiannya

Baca juga: Video Viral Lylia Kasir Indomaret Coolmax Full Durasi 7 Menit HD, Auto Tegang! Masih Jadi Buruan Warganet

Baca juga: HEBOH! Tarif Parkir Mobil Tembus Rp60 Ribu, Pramono Bantah dan Tegaskan Belum Tetapkan Angka

Siapa Adhi Wiharto

Adhi sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua I DPC Gerindra Banyumas dan kini tercatat sebagai salah satu pihak swasta yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

Wakil Ketua Bidang Hukum DPC Gerindra Banyumas, Junianto, menyampaikan bahwa keputusan menonaktifkan Adhi telah diambil secara resmi pada 23 Agustus 2026. Menurutnya, langkah tersebut merupakan kewenangan DPC sebagai bentuk sikap internal partai setelah status hukum Adhi berubah menjadi tersangka.

Adhi Wiharto Dicopot Gerindra Banyumas

Junianto menjelaskan, keputusan mengenai status Adhi di tingkat keanggotaan, termasuk kemungkinan pemberhentian atau pemecatan, bukan berada di tangan DPC. Hal tersebut menjadi kewenangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra. Setelah penonaktifan dilakukan, DPC Banyumas telah berkonsultasi dengan DPP dan mengirimkan surat untuk memperoleh arahan mengenai langkah berikutnya.

Gerindra Banyumas juga menyatakan dukungannya terhadap proses pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK. Junianto menegaskan bahwa partai tidak memberikan toleransi terhadap dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan kadernya. DPC juga menyebut perkara yang menjerat Adhi merupakan persoalan pribadi dan tidak berkaitan dengan institusi Partai Gerindra.

Baca juga: Prof Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt Rektor Unsoed, Diminta Pastikan Kampus Tetap Berjalan

Baca juga: Profil dan Biodata Chika Yenalovy, Wanita Cantik yang Resmi Jadi Istri Rizky Irmansyah Kasespri Presiden Prabowo Subianto

Baca juga: Di Tengah Ekonomi Sulit, Anggaran Rp4,1 Miliar untuk Mobil Golf di 4 Kementerian Jadi Sorotan

Atas dasar itu, DPC Gerindra Banyumas memastikan tidak memberikan bantuan atau pendampingan hukum kepada Adhi selama menjalani proses di KPK. Junianto menambahkan, partai tidak akan menunggu sampai perkara memperoleh putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap untuk mengambil tindakan internal. Menurutnya, status tersangka sudah menjadi dasar bagi DPC untuk melakukan penonaktifan.

Ketua DPC Gerindra Banyumas, Budiyono, turut menegaskan bahwa kasus tersebut merupakan persoalan individu kader. Ia mengatakan partai menghormati proses hukum yang sedang berlangsung sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebelumnya, KPK menetapkan enam orang sebagai tersangka dalam dugaan pemerasan terkait penerimaan mahasiswa baru Unsoed. Penetapan itu diumumkan pada 21 Agustus 2026 setelah penyidik menyatakan memiliki bukti yang cukup.

Selain Rektor Unsoed Akhmad Sodiq dan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Norman Arie Prayogo, empat tersangka lainnya adalah Kepala Bagian Akademik Unsoed Eko Sumanto, pihak swasta Dian Mulia Wardhana, Adhi Wiharto, serta Mulyono. Proses hukum terhadap keenam tersangka tersebut masih berjalan di KPK.

Demikianlah informasi mengenai berita yang tengah viral diantara masyarakat tanah air ini mengenai Adhi Wiharto. Jadi Pastikan kamu mengikuti kami untuk terus mendapatkan informasi terupdate! 

Source:

Update Terbaru

RELATED POST