Monday 28th of September 2026
×

HEBOH! Wakil Rektor Universitas di Karo Ditemukan Tewas di Rumah, Polisi: 'Masih Diselidiki Penyebabnya'

HEBOH! Wakil Rektor Universitas di Karo Ditemukan Tewas di Rumah, Polisi: 'Masih Diselidiki Penyebabnya'

--

ASCOMAXX.com – Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai kematian Rektor Universitas di Karo yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi terbarunya!

Wakil Rektor Kampus Institut Teknologi dan Bisnis (IT&B) Karo berinisial AS (38) ditemukan meninggal dunia di rumahnya yang berada di Desa Raya, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Saat ditemukan, korban berada di kamar mandi dengan kondisi mulut mengeluarkan darah.


Peristiwa tersebut diketahui pada Jumat (25/9/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Korban sebelumnya tidak merespons panggilan telepon dari pihak sekolah atau kampus. Kondisi itu membuat pihak kampus menghubungi abang korban untuk mengecek keadaan di rumahnya.

Baca juga: Polisi Telah Tetapkan Dua Tersangka dalam Kasus Pembunuhan Presenter TVRI Papua Barat

Abang korban kemudian mendatangi kediaman AS bersama seorang petugas keamanan. Setelah masuk ke rumah, mereka menemukan korban sudah tidak bernyawa di kamar mandi. Kasi Humas Polres Karo AKP Pedoman Maha membenarkan kronologi tersebut.

“Abang korban ditelepon pihak sekolah, karena menelepon ke nomor handphone korban tidak diangkat. Abang korban mendatangi rumah korban bersama sekuriti. Kemudian mereka masuk. Di kamar mandi, dilihat korban sudah meninggal dunia,” kata Pedoman.

Pihak keluarga selanjutnya melaporkan kejadian itu kepada polisi. Petugas langsung mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP). Dari pengamatan awal, polisi tidak menemukan luka terbuka pada tubuh korban, tetapi terdapat darah yang keluar dari mulut.

Baca juga: Misteri Kematian Istri Dokter di Cirebon, Ditemukan Tewas Mengenaskan dengan Banyak Luka Tusuk

Jenazah AS kemudian dibawa ke RS Bhayangkara TK II Medan untuk menjalani autopsi. Pemeriksaan tersebut dilakukan guna membantu penyidik mengetahui penyebab kematian korban secara lebih pasti.

“Kondisi secara kasat mata tidak ada luka luar, tetapi mulutnya mengeluarkan darah. Jenazah dibawa ke RS Bhayangkara TK II Medan untuk autopsi,” ujar Pedoman.

Selain menemukan korban dalam kondisi meninggal, polisi juga mendapati sejumlah barang pribadi AS tidak berada di rumah. Dua di antaranya adalah mobil Mitsubishi Xforce dan telepon seluler milik korban. Hilangnya barang tersebut menjadi salah satu bagian yang kini didalami penyidik.

Pedoman mengatakan polisi belum dapat memastikan apakah kematian AS berkaitan dengan dugaan tindak pidana tertentu.

Baca juga: Fakta Kasus TGH Muhammad Imanuddin Sumar, Bantah Keras Tuduhan Pelecehan Santri

“Memang saat ditemukan tidak ada mobil dan handphone-nya, tetapi masih kita selidiki apakah korban pembunuhan dan perampokan atau tidak,” ungkapnya.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap rangkaian kejadian sebelum AS ditemukan meninggal. Hasil autopsi juga menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan untuk menentukan penyebab kematian korban serta memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam perkara tersebut.

Kini, kepolisian masih menunggu hasil autopsi dari RS Bhayangkara TK II Medan. Bersamaan dengan itu, tim Reskrim Polres Karo terus mengumpulkan informasi dan memeriksa berbagai kemungkinan terkait kematian Wakil Rektor IT&B Karo tersebut.

Baca juga: Acara Konser Gratis Jabodetabek Hari Ini, 26-27 September 2026, Ada Festival Kuliner Hingga Konser Musik

Itu dia informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat dan update berita terbaru hanya melalui website kami!

Source:

Update Terbaru

RELATED POST