Wednesday 12th of August 2026
×

Kronologi Dugaan Malapraktik di RS Batam, Heboh! Pasien Meninggal Usai Operasi Ambeien

Kronologi Dugaan Malapraktik di RS Batam, Heboh! Pasien Meninggal Usai Operasi Ambeien

--

ASCOMAXX.com – Pada artikel berikut ini akan berbagi informasi mengenai dugaan malaparaktik di RS Batam yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi terkini!

Kasus dugaan malapraktik kembali menjadi perhatian publik setelah seorang pasien perempuan meninggal dunia usai menjalani operasi ambeien di salah satu rumah sakit di Batam. Pasien tersebut diketahui bernama Dewi Sartika Sitinjak, perempuan berusia 24 tahun yang disebut merupakan perantau asal Samosir. Ia meninggal pada Senin (10/8/2026) setelah sempat menjalani perawatan dalam kondisi kritis.


Dewi sebelumnya menjalani operasi untuk mengatasi penyakit ambeien di RS Awal Bros (RSAB) Botania, Batam. Setelah tindakan operasi, kondisi Dewi disebut mengalami masalah hingga akhirnya membutuhkan penanganan medis lebih lanjut. Keluarga kemudian mempertanyakan rangkaian tindakan medis yang diterima Dewi sebelum akhirnya meninggal dunia.

Baca juga: Harga dan Spesifikasi Infinix Hot 70, Baterai 6.000 mAh Hingga Layar 120Hz Cocok Untuk para Gen Z Aktif

Baca juga: Advan Tablet V11 Siap Meluncur di Pasaran! Dilengkapi dengan Gemini AI, Ini Dia Harga Terbarunya

Melansir dari berbagai sumber, kondisi Dewi memburuk setelah menjalani operasi. Ia sempat berada dalam kondisi koma selama sekitar 12 hari sebelum akhirnya dinyatakan meninggal. Rentang waktu tersebut menjadi salah satu hal yang kini menjadi perhatian keluarga dalam mengungkap penyebab pasti kematian Dewi.

Keluarga menduga terdapat persoalan dalam penanganan medis yang dilakukan terhadap Dewi. Dugaan tersebut kemudian mendorong keluarga untuk menempuh jalur hukum agar rangkaian peristiwa yang dialami Dewi dapat diperiksa secara menyeluruh. Namun, dugaan malapraktik tersebut masih harus dibuktikan melalui pemeriksaan dan proses hukum, sehingga belum dapat disimpulkan sebagai fakta.

Perkara ini juga mendapat perhatian setelah pihak keluarga menunjuk kuasa hukum untuk membantu menangani kasus tersebut. Kuasa hukum keluarga, Jendris Sihombing, turut menyampaikan informasi mengenai perkembangan perkara dan langkah yang akan ditempuh untuk mencari kejelasan atas kematian Dewi.

Baca juga: HEBOH! Ratusan Senjata Ditemukan di Yayasan Sekolah Jaksel, Siswa Jalani PJJ Sementara

Baca juga: Rudy Tanoe Minta Pemeriksaan Kasus Korupsi Bansor oleh KPK Ditunda, Benarkah Ingin Mangkir?

Kasus tersebut bermula dari tindakan operasi yang semestinya dilakukan untuk menangani keluhan kesehatan Dewi. Namun, kondisi pasien setelah operasi justru berkembang menjadi serius hingga membutuhkan perawatan intensif. Keluarga kemudian berupaya mencari penjelasan mengenai apa yang terjadi selama proses pengobatan.

Kematian Dewi pada usia yang masih muda menimbulkan duka bagi keluarga dan orang-orang terdekatnya. Di sisi lain, keluarga berharap pemeriksaan terhadap dugaan kesalahan medis dapat dilakukan secara objektif sehingga penyebab meninggalnya Dewi dapat diketahui secara terang.

Sampai artikel ini dirilis, istilah “dugaan malapraktik” masih menjadi bagian dari proses penanganan kasus dan belum berarti bahwa tenaga medis atau rumah sakit telah terbukti melakukan pelanggaran. Pembuktian membutuhkan pemeriksaan oleh pihak berwenang serta kajian medis yang dapat menjelaskan apakah terdapat kelalaian atau pelanggaran prosedur dalam penanganan pasien.

Baca juga: Disbudpar Jatim Siapkan Sanksi untuk Runner Up Raka Raki Jatim 2026, Viral Usai Diduga Suruh Pacar Aborsi

Baca juga: Kebakaran Hebat Landa Pabrik Tekstil di Purworejo, Pilu! Tiga Orang Jadi Korban

Itulah informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bisa bermanfaat dan update berita terbaru hanya melalui website kami!

Source:

Update Terbaru

RELATED POST