Profil Ipda Purnomo Polisi Baik dari Lamongan yang Tuai Gelombang Simpati Netizen Berkat Ketulusan Merawat Ratusan Pasien ODGJ
--
ASCOMAXX.com - Di tengah dinamika dan sorotan tajam publik terhadap institusi kepolisian, hadir sebuah oase kesejukan dari Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Sosok tersebut adalah Inspektur Polisi Dua (Ipda) Purnomo, seorang perwira pertama Polri yang kini menjabat sebagai Kepala Unit Bimbingan Pemolisian Masyarakat (Kanit Binpolmas) Satbinmas Polres Lamongan.
Purnomo telah lama dikenal luas oleh masyarakat Indonesia sebagai figur "Purnomo Polisi Baik" berkat aksi kemanusiaannya yang tulus merawat dan memanusiakan ratusan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), gelandangan, hingga anak yatim piatu secara gratis.
Baca juga: Link Video Banyuwangi Viral 27 Detik Full Durasi TELEGRAM, Isi Aslinya Kini Ramai Dicari Netizen!
Biodata dan Latar Belakang
Berikut adalah profil lengkap mengenai sosok Ipda Purnomo:
- Nama Lengkap: Purnomo
- Tahun Lahir: 1980 (Lamongan, Jawa Timur)
- Pangkat Saat Ini: Inspektur Polisi Dua (Ipda)
- Jabatan di Polri: Kepala Unit Bimbingan Pemolisian Masyarakat (Kanit Binpolmas) Satbinmas Polres Lamongan
- Keluarga: Menikah dengan Lilik Ika dan dikaruniai tiga orang anak.
Kiprah Sosial dan Rawat ODGJ
Sebelum menapaki karier suksesnya, Purnomo pernah hidup prihatin dan menyambung hidup dengan menjadi penjual soto. Setelah berhasil lulus menjadi anggota Polri, ia memegang teguh janji sakralnya untuk menyisihkan sebagian pendapatannya bagi aksi kemanusiaan.
Ia mendirikan Yayasan Berkas Bersinar Abadi (dan Yayasan Berkah Yatim Piatu) di Lamongan. Selama lebih dari 10 tahun, yayasannya telah mendampingi, merawat, dan merehabilitasi sekitar 7.000 ODGJ, gelandangan, serta anak yatim secara gratis.
Baca juga: Rekayasa Lalu Lintas Demo Buruh Hari Ini 29 September 2026, Waspada! Hindari Titik Kemacetan Ini
Pada Juni 2026, dedikasinya yang menyentuh hati ini mendapat piagam penghargaan resmi dari Kapolres Lamongan. Di bidang akademis, ia juga baru saja menyelesaikan studi Magister (S-2) Ilmu Hukum di Universitas Dr. Soetomo pada tahun 2026.
Setelah berhasil mewujudkan impiannya mengenakan seragam polisi, Purnomo memegang teguh janji sakral untuk mendedikasikan sebagian rezekinya demi menolong sesama yang terlupakan. Bersama sang istri, Lilik Ika, ia mendirikan Yayasan Berkas Bersinar Abadi.
Melalui yayasan mandiri ini, Ipda Purnomo secara sukarela menampung, memandikan, mengobati, hingga merehabilitasi ribuan ODGJ yang terlantar di jalanan. Hingga tahun 2026, tercatat setidaknya 7.000 ODGJ dan kaum dhuafa telah terbantu melalui gerakan sosialnya.
Baca juga: Video Parodinya Ramai di TikTok, Bilqis Luvena Danendra Viral Ikut Tren Tiba-Tiba Brondong
Bagi Purnomo, memanusiakan ODGJ adalah panggilan jiwa; ia tidak ragu menyisir jalanan untuk menjemput mereka yang berpakaian lusuh, merawat luka fisik mereka, dan mengantarkan mereka kembali ke pelukan keluarga setelah kondisi jiwanya stabil.
Di samping kesibukan sosial dan dinasnya, ia juga terus meningkatkan kapasitas diri, terbukti dengan keberhasilannya meraih gelar Magister Hukum (M.H.) dari Universitas Dr. Soetomo pada tahun 2026. Atas dedikasinya, ia juga dianugerahi piagam penghargaan khusus dari Kapolres Lamongan.
Baca juga: INDEF Usulkan CNG Pengganti LPG 3 Kg Diterapkan Bertahap Lewat dengan Sistem Klaster
Langkah berani mematikan iklan ini sengaja ia tempuh untuk menjaga kesucian niat tulusnya dalam berbuat baik agar tidak disalahartikan sebagai ajang mencari keuntungan materi belaka. Purnomo menegaskan bahwa ia akan tetap mengunggah video edukasi kemanusiaan tanpa mengambil sepeser pun keuntungan finansial dari YouTube ke depannya.
Melalui konsistensi dan keikhlasannya yang tanpa batas, Ipda Purnomo membuktikan bahwa pengabdian seorang polisi tidak hanya terbatas pada penegakan hukum di meja dinas, tetapi juga hadir nyata sebagai pelindung dan pengayom bagi lapisan masyarakat yang paling rentan dan terlupakan.