Tuesday 29th of September 2026
×

Rekayasa Lalu Lintas Demo Buruh Hari Ini 29 September 2026, Waspada! Hindari Titik Kemacetan Ini

Rekayasa Lalu Lintas Demo Buruh Hari Ini 29 September 2026, Waspada! Hindari Titik Kemacetan Ini

--

ASCOMAXX.com - Sekitar 20.000 pekerja dijadwalkan akan menggelar unjuk rasa di depan gedung DPR/MPR RI di Jakarta pada hari Selasa (29 September 2026).

Aksi unjuk rasa ini merupakan bagian dari upaya untuk mengawal pembahasan dan rencana pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Pekerja. Kegiatan ini diperkirakan akan berdampak pada kondisi lalu lintas di sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks DPR/MPR RI.


Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya telah mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi potensi kemacetan lalu lintas serta pengalihan arus yang bersifat situasional di kawasan tersebut.

Baca juga: Hamzah Batik Malioboro Milik Siapa? Begini Kondisi Terbarunya, Toko Legendaris Usai Kebakaran Hebat!

"Sehubungan dengan adanya kegiatan di sekitar kawasan Gedung DPR/MPR RI pada Selasa, 29 September 2026, masyarakat diimbau mengantisipasi kemungkinan terjadinya kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan sekitar kawasan tersebut," demikian pernyataan TMC Polda Metro Jaya melalui akun Instagram @tmcpoldametro pada hari Senin (28 September 2026).

Informasi yang dilansir dari kompas.com, Pengguna jalan diminta untuk mewaspadai titik-titik jalan tertentu di sekitar gedung DPR/MPR RI yang diperkirakan akan mengalami kepadatan lalu lintas. 

Berikut ruas jalan tersebut:

- Jalan Gatot Subroto
- Jalan Gerbang Pemuda
- Jalan Palmerah Timur
- Jalan Gelora
- Jalan Asia Afrika
- Jalan Tentara Pelajar
- Jalan Pejompongan Raya
- Kawasan Semanggi

Arus lalu lintas akan dialihkan dan diatur melalui penyesuaian situasional berdasarkan kondisi di lapangan. Pengguna jalan juga disarankan untuk merencanakan waktu perjalanan, menggunakan rute alternatif, serta mematuhi arahan petugas demi kelancaran dan keselamatan lalu lintas.

Unjuk Rasa Pekerja Ajukan 11 Tuntutan

Dalam unjuk rasa hari ini, massa pekerja yang tergabung dalam Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) akan menyuarakan aspirasi mereka terkait RUU Perlindungan Pekerja.

Sunarno, pimpinan Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia, menyatakan bahwa unjuk rasa ini digelar untuk memastikan regulasi tersebut mengakomodasi kepentingan pekerja.

"Tentu kami besok juga akan melakukan aksi pengawalan. Aksi demonstrasi yang akan dilakukan di gedung DPR dalam agenda tentu adalah bagaimana agar undang-undang ketenagakerjaan berpihak kepada kaum buruh," ujar Sunarno dalam konferensi pers di Jakarta Selatan pada hari Senin (28 September 2026).

Selain memantau pembahasan rancangan undang-undang (RUU) tersebut, kelompok buruh berharap dapat melakukan audiensi dengan perwakilan parlemen untuk terus mendapatkan informasi mengenai perkembangan pembahasannya.

Baca juga: Berawal dari Cekcok, Guru di SDN Ledoknongko Dibacok Wali Murid Hingga Terluka Parah! Begini Kronologi Lengkapnya

Rudi HB Daman, Ketua Umum Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI), menyatakan bahwa mereka telah menerima informasi yang mengindikasikan bahwa perwakilan buruh akan diterima oleh pimpinan DPR.

"Informasinya, kami akan diterima oleh pimpinan DPR besok. Siapa yang akan menerima, kami enggak tahu," ujar Rudi kepada wartawan pada hari Senin.

Dalam audiensi tersebut, perwakilan buruh bermaksud menanyakan perkembangan RUU Perlindungan Buruh serta tindak lanjut atas surat yang sebelumnya telah disampaikan kepada Presiden Indonesia Prabowo Subianto melalui Kantor Staf Presiden (KSP).

Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memantau RUU Perlindungan Buruh, yang sebelumnya telah diajukan kepada pemerintah melalui KSP. Kelompok buruh menyatakan bahwa langkah-langkah lanjutan akan diambil mengingat RUU tersebut dijadwalkan untuk disahkan pada awal Oktober 2026.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST