Wednesday 12th of August 2026
×

Keluarga Dewi Sartika Tempuh Jalur Hukum, Desak Hasil Otopsi Ungkap Penyebab Kematian

Keluarga Dewi Sartika Tempuh Jalur Hukum, Desak Hasil Otopsi Ungkap Penyebab Kematian

--

ASCOMAXX.com – Pada artikel berikut ini akan berbagi informasi mengenai update kasus dugaan malaparaktik di RS Batam yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi terkini!

Keluarga Dewi Sartika Sitinjak berharap pemeriksaan forensik dapat memberikan jawaban mengenai penyebab kematian perempuan berusia 24 tahun tersebut setelah menjalani operasi ambeien di RS Awal Bros Botania, Batam. Jenazah Dewi dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepulauan Riau pada Senin (10/8/2026) untuk menjalani otopsi.


Langkah tersebut diambil setelah kondisi Dewi dilaporkan memburuk pascaoperasi hingga membutuhkan perawatan intensif. Keluarga ingin memperoleh kepastian medis mengenai faktor yang menyebabkan kondisi pasien berubah kritis sebelum akhirnya meninggal dunia.

Baca juga: Kronologi Dugaan Malapraktik di RS Batam, Heboh! Pasien Meninggal Usai Operasi Ambeien

Baca juga: Advan Tablet V11 Siap Meluncur di Pasaran! Dilengkapi dengan Gemini AI, Ini Dia Harga Terbarunya

Kuasa hukum keluarga, Jendris Sihombing, mengatakan keputusan otopsi telah disepakati bersama sebagai bagian dari upaya mencari fakta terkait kematian Dewi.

“Hari ini kita akan bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mengadakan otopsi,” ujar Jendris di RS Awal Bros Botania, Senin (10/8/2026).

Menurut Jendris, keluarga menemukan sejumlah hal yang dianggap janggal selama Dewi mendapatkan perawatan. Karena itu, orang tua Dewi memilih membawa persoalan tersebut ke jalur hukum dan telah membuat laporan ke Polresta Barelang terkait dugaan kelalaian medis.

“Keluarga, orang tua Dewi Sartika, bersepakat untuk menyerahkan ini ke proses hukum. Terbukti kami sudah membuat laporan polisi di Polresta Barelang,” katanya.

Di sisi lain, pihak rumah sakit menyampaikan bahwa seluruh tindakan medis terhadap Dewi dilakukan berdasarkan kondisi klinis pasien dan prosedur yang berlaku.

Direktur RS Awal Bros Botania, dr Retno Kusumo, MARS, menegaskan, “Keselamatan pasien merupakan prioritas utama kami.”

Baca juga: Dugaan Utang Eks Pemilik Yayasan Sekolah Jaksel Demi Bangun Lapangan Padel, Penyalahgunaan Dana Hingga Rp2 Miliar

Baca juga: KPK Periksa Rudy Tanoesoedibjo Terkait Dugaan Korupsi Bansos Tahun 2020, Status Tersangka Masih Berlaku

Retno menjelaskan bahwa sejak pasien datang, tim medis telah melakukan pemeriksaan, memberikan tindakan, melakukan pemantauan, serta menyesuaikan penanganan dengan kondisi klinis Dewi. Pihak rumah sakit juga menyatakan keluarga telah memperoleh penjelasan sebelum tindakan medis dilakukan dan proses persetujuan tindakan atau informed consent telah dijalankan sesuai ketentuan.

Keluarga masih mempertanyakan sejumlah aspek dalam penanganan Dewi. Jendris mengatakan pihak rumah sakit sebelumnya menyebut seluruh tindakan sudah sesuai standar operasional prosedur (SOP), tetapi keluarga mengaku tidak mengetahui secara rinci standar tersebut.

“Kalau terkait kematian Dewi Sartika, pihak rumah sakit mengatakan semua sudah sesuai SOP. Kita tidak tahu seperti apa SOP mereka. Kita masyarakat awam tidak tahu. Tetapi yang jelas banyak kejanggalan yang kami dapati,” ujarnya.

Manajemen rumah sakit juga meminta masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan adanya kesalahan atau kelalaian medis.

Baca juga: Geger! Dugaan Runner Up Raka-Raki Jatim 2026 Minta Pacar Gugurkan Kandungan Viral, Netizen: 'Ini Kekerasan Seksual!

Baca juga: Identitas Candra Waskito, Pemilik Konter HP Ambarawa yang Tewas Dianiaya Berujung Pembunuhan

“Rumah sakit mengimbau agar semua pihak tidak menarik kesimpulan mengenai adanya kesalahan atau kelalaian medis sebelum seluruh fakta medis dan hasil evaluasi yang dilakukan oleh pihak yang kompeten diperoleh secara lengkap,” papar Retno.

Setelah proses otopsi selesai, keluarga berencana membawa jenazah Dewi ke kampung halamannya di Pulau Samosir, Sumatera Utara, untuk dimakamkan. Sementara itu, hasil pemeriksaan forensik diharapkan dapat memberikan informasi objektif mengenai penyebab kematian sekaligus membantu proses hukum yang telah ditempuh keluarga.

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bisa bermanfaat dan update berita terbaru hanya melalui website kami!

Source:

Update Terbaru

RELATED POST