Wednesday 12th of August 2026
×

DPR Kecam Promosi Newport Gunakan Ayat Al-Qur’an, Desak Penjelasan Perusahaan

DPR Kecam Promosi Newport Gunakan Ayat Al-Qur’an, Desak Penjelasan Perusahaan

--

ASCOMAXX.com – Pada artikel berikut ini akan berbagi informasi mengenai keceman untuk brand Newport yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi terkini!

Anggota Komisi VIII DPR RI, Iqbal Romzi, mengecam dugaan materi promosi minuman beralkohol merek Newport yang menggunakan ayat Al-Qur’an. Ia meminta pihak perusahaan segera memberikan penjelasan untuk memastikan apakah materi yang beredar di media sosial tersebut benar merupakan bagian dari kegiatan promosi resmi Newport. 

Konten yang menjadi sorotan itu diduga menawarkan minuman beralkohol melalui mekanisme menghafalkan ayat Al-Qur’an yang kemudian dapat ditukar dengan minuman keras. Cara promosi tersebut menuai perhatian karena dianggap berpotensi menyinggung sensitivitas keagamaan dan menimbulkan keresahan di masyarakat. 

Baca juga: Newport Minta Maaf dan Beri Klarifikasi Usai Video Challenge Hafalan Surat Ad-Dhuha di The Sounds Project Viral


Baca juga: Jessica Mila Klarifikasi Usai Diduga Liburan ke Pulau Padar Saat Pelayaran Ditutup, Sebut Tak Ada Larangan

Iqbal menilai unsur agama tidak semestinya dijadikan sarana untuk menarik perhatian konsumen dalam memasarkan produk minuman keras. 

“Saya mengecam keras promosi semacam ini. Ayat Al-Qur’an adalah bagian dari ajaran dan keyakinan umat Islam, bukan alat untuk menarik konsumen dalam promosi minuman keras,” ujar Iqbal dalam keterangannya, Selasa (11/8/2026). 

Politikus PKS tersebut juga mengingatkan perusahaan agar lebih mempertimbangkan aspek sosial dan budaya ketika menyusun strategi pemasaran. Menurutnya, kreativitas dalam membuat materi promosi tetap harus memperhatikan batas-batas yang berkaitan dengan keyakinan dan nilai masyarakat Indonesia. 

Iqbal kemudian mengaitkan polemik tersebut dengan kasus promosi Holywings pada 2022. Menurutnya, kontroversi yang pernah muncul akibat penggunaan nama yang berkaitan dengan tokoh agama seharusnya menjadi pembelajaran bagi pelaku usaha agar lebih berhati-hati dalam membuat materi pemasaran. 

Baca juga: Kronologi Dugaan Malapraktik di RS Batam, Heboh! Pasien Meninggal Usai Operasi Ambeien

Baca juga: Andika Kangen Band Sakit Apa? Muncul dengan Selang Oksigen di Rumah Sakit dan Minta Maaf Tak Bisa Menghibur

“Kita tentu tidak ingin kasus Holywings terulang kembali. Sudah seharusnya pelaku usaha belajar bahwa ada batas-batas sensitivitas agama yang harus dihormati dalam komunikasi pemasaran,” kata Iqbal. 

DPR juga meminta Newport melakukan pengecekan internal mengenai asal-usul materi yang beredar. Apabila nantinya terbukti konten tersebut dibuat atau disebarkan oleh perusahaan, Iqbal meminta adanya pertanggungjawaban serta langkah perbaikan agar persoalan tidak semakin meluas. 

Selain itu, Iqbal meminta perusahaan menyampaikan permintaan maaf apabila materi tersebut memang terbukti sebagai bagian dari promosi Newport. 

“Saya meminta pihak Newport segera memberikan klarifikasi dan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya umat Islam, apabila konten tersebut memang benar merupakan materi promosi mereka,” jelasnya. 

Menurut Iqbal, persoalan ini tidak cukup dipandang sebagai perdebatan yang muncul di media sosial. Ia menilai strategi komunikasi sebuah perusahaan turut menentukan citra bisnis, sehingga setiap materi promosi perlu disusun dengan mempertimbangkan norma sosial dan nilai yang berlaku di tengah masyarakat. 

Baca juga: Profil dan Biodata Nesa Scent, Influencer Parfum yang Meninggal Usai Tenggelam di Kali Cisadane

Baca juga: Dugaan Utang Eks Pemilik Yayasan Sekolah Jaksel Demi Bangun Lapangan Padel, Penyalahgunaan Dana Hingga Rp2 Miliar

Sampai artikel ini rilis, fokus utama DPR adalah meminta Newport memastikan keaslian dan sumber materi promosi yang menjadi polemik. Dengan adanya klarifikasi tersebut, publik diharapkan memperoleh informasi yang lebih jelas mengenai pihak yang bertanggung jawab atas konten tersebut.

Itulah informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bisa bermanfaat dan update berita terbaru hanya melalui website kami!

Source:

Update Terbaru

RELATED POST