Nadhea Devi Buka Suara Usai Dituduh Cewek Baju Putih di Kasus Penistaan Agama Newtron!
--
ASCOMAXX.com - Nadhea Devi akhirnya angkat bicara untuk mengklarifikasi situasi terkait namanya yang terseret dalam kontroversi dugaan penistaan agama yang dikaitkan dengan promosi minuman beralkohol "Newtron".
Dalam sebuah video klarifikasi, Nadhea membantah tuduhan bahwa dirinya adalah wanita berbaju putih yang terlihat dalam video viral yang menantang orang-orang untuk menghafal Surah Ad-Dhuha demi mendapatkan minuman beralkohol.
Baca juga: Maroon 5 Siap Kembali ke Jakarta Februari 2027, Penggemar Bersiap Ramaikan JIS
Baca juga: Bos Gendut Gembong Narkoba Kampung Bahari Ditangkap, Ketahuan Saat Sedot Lemak di Klinik Kecantikan
"Pertama saya mau menjelaskan kalau pelaku yang ada di foto ini jelas-jelas bukan saya. Dan saya sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan masalah ini," ujar Nadhea Devi dalam video klarifikasinya, sebagaimana dikutip dari unggahan akun X @MariaAlkaff_ pada Jumat, 14 Agustus 2026.
Nadhea Devi lebih lanjut menegaskan bahwa, berdasarkan informasi yang ia peroleh, pihak kepolisian telah mengambil tindakan terhadap individu yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.
"Sejauh yang saya ketahui dari media sosial maupun artikel yang telah beredar bahwa pihak kepolisian telah berhasil melakukan tindakan pengamanan terhadap pelaku dugaan penistaan agama," jelasnya.
Nadhea Devi Mengaku Sempat Panik
Selain membantah keterlibatannya, Nadhea menjelaskan alasan di balik perubahan pada akun media sosialnya. Ia mengakui bahwa tindakan tersebut ia lakukan karena panik saat warganet mulai menyerangnya.
"Mengenai akun media sosial saya yang say ganti akun dan lain-lain, itu terjadi karena saya benar-benar merasa panik dan saya tidak tahu harus bagaimana lagi karena jujur saya tidak melakukan apapun tetapi kenapa netizen malah menyerang saya," kata Nadhea Devi.
Nadhea Devi menyampaikan klarifikasi ini setelah identitasnya menjadi topik hangat di kalangan warganet. Namanya sempat dikaitkan dengan sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita berbaju putih menawarkan sebotol minuman beralkohol secara gratis kepada pengunjung festival musik "The Sounds Project" di kawasan Ancol, Jakarta Utara.
Baca juga: Penyebab Meninggalnya Wakil Kepala Stasiun Tulungagung, Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Kos!
Baca juga: Maroon 5 Siap Kembali ke Jakarta Februari 2027, Penggemar Bersiap Ramaikan JIS
Dalam video yang beredar di media sosial tersebut, wanita itu mengajak pengunjung untuk mengikuti tantangan menghafal Surah Ad-Dhuha. Siapa pun yang berhasil menyelesaikan tantangan tersebut akan mendapatkan sebotol minuman beralkohol yang dibayarkan olehnya.
"Kok malu sih? Gapapa yang penting balance ya kan?" ujarnya dalam video viral tersebut.
"Kok malu sih? Gapapa yang penting balance ya kan?," lanjut orang tersebut.
Konten tersebut memicu reaksi keras dari publik. Banyak warganet menganggap penggunaan lantunan ayat Al-Qur'an sebagai syarat untuk mendapatkan minuman keras merupakan tindakan yang tidak pantas, dan insiden tersebut kemudian dikaitkan dengan dugaan penistaan agama.
Nama Nadhea Devi Terseret dalam Kontroversi
Di tengah kontroversi yang muncul, warganet berusaha mengidentifikasi sosok wanita dalam rekaman tersebut. Nama Nadhea Devi mencuat karena latar belakang profesionalnya mencakup peran sebagai Brand Manager di perusahaan yang terlibat dalam promosi minuman keras pada acara tersebut.
Kecurigaan semakin menguat ketika akun media sosial yang diduga milik Nadhea sulit ditemukan. Namun, fakta ini saja tidak membuktikan bahwa Nadhea adalah wanita yang terekam dalam video tersebut.
Sebuah unggahan di media sosial bahkan mempertanyakan identitas wanita yang mengenakan pakaian berwarna putih itu. Nadhea Devi Purnama adalah lulusan Komunikasi Pemasaran dari Universitas Bina Nusantara (Binus), Jakarta.
Berdasarkan profil profesional yang tersedia, ia memiliki pengalaman di bidang pemasaran, termasuk bekerja dengan perusahaan di industri minuman beralkohol.
Ia dikabarkan memulai kariernya sebagai Marketing Management Trainee (MT) di divisi minuman beralkohol. Ia kemudian naik jabatan menjadi Junior Brand Manager dan akhirnya menjabat sebagai Brand Manager.
Baca juga: Maroon 5 Siap Kembali ke Jakarta Februari 2027, Penggemar Bersiap Ramaikan JIS
Baca juga: Penyebab Meninggalnya Wakil Kepala Stasiun Tulungagung, Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Kos!
Sebelum peran tersebut, Nadhea pernah bekerja sebagai spesialis KOL (Key Opinion Leader) lepas untuk dua perusahaan berbeda.
Melalui klarifikasi ini, Nadhea menegaskan bahwa ia tidak terlibat dalam tindakan yang terekam dalam video viral tersebut dan menyatakan menyerahkan penanganan kasus dugaan penistaan agama itu kepada pihak berwenang.