GEGER! Penemuan Jasad Tak Utuh dalam Karung di Depok, Warga Ungkap Sempat Akan Dibakar
--
ASCOMAXX.com – Kasus yang menggegerkan jagat maya! Pada artikel berikut ini akan berbagi informasi mengenai penemuan jasad tak utuh di Depok yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi terkini!
Warga di kawasan Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, digemparkan oleh penemuan jasad manusia dalam kondisi tidak utuh pada Selasa, 4 Agustus 2026. Jenazah tersebut ditemukan di dalam sebuah karung beras yang berada di lahan kosong sekitar Jalan Raya Kavling. Identitas korban hingga kini masih belum diketahui dan kepolisian tengah mendalami dugaan tindak pidana di balik penemuan tersebut.
Peristiwa itu bermula ketika warga menemukan karung yang berada di area tersebut. Karena mengira isinya hanyalah sampah, warga kemudian membakarnya. Namun, situasi berubah ketika bagian tubuh manusia mulai terlihat dari dalam karung yang terbakar. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada aparat kepolisian untuk ditindaklanjuti.
Baca juga: Viral Video Asusila 2 Pria di Sungai Brantas Malang, Polisi Buru Pelaku dan Selidiki Identitas
Baca juga: Profil Ivar Jenner, Pemain Timnas Skuad Garuda yang Kepergok Jalan Berdua di Mal dengan Baila No Na
Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka Utama mengatakan laporan dari masyarakat diterima sekitar pukul 16.00 WIB. Polisi kemudian mendatangi lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, serta mengevakuasi jasad untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Dapat kami sampaikan pada hari ini, tanggal 4 Agustus, kami mendapatkan laporan dari masyarakat adanya temuan mayat di wilayah Pancoran Mas,” kata Made.
Made menjelaskan bahwa kondisi jasad yang ditemukan memang tidak utuh. Bahkan, terdapat bagian tubuh korban yang tidak ditemukan di lokasi.
“Ya, dapat kami sampaikan, sebagian tubuh dari korban itu tidak ditemukan di TKP,” jelasnya. Polisi masih berupaya mencari petunjuk mengenai keberadaan bagian tubuh lainnya sekaligus mengungkap identitas korban.
Mengenai dugaan bahwa korban merupakan laki-laki, polisi masih menyebutnya sebagai informasi awal. “Informasi diduga seperti itu (berjenis kelamin laki-laki),” ungkap Made.