Segitiga Hitam Misterius di Google Maps Viral, Ada Apa? Ternyata Bukan Sensor! Ini Alasannya
--
ASCOMAXX.com – Jangan sampai ketinggalan info terbaru! Nah, pada artikel berikut ini akan berbagi informasi mengenai alasan segitiga hitam misterius di Google Maps yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi terkini!
Penampakan sebuah area berbentuk segitiga berwarna gelap di Google Maps sempat memicu rasa penasaran pengguna internet. Wilayah tersebut berada di tengah Samudra Pasifik dan dari citra satelit terlihat seperti bagian yang sengaja ditutupi. Bentuknya bahkan membuat sebagian orang menyebutnya sebagai "lubang hitam" misterius.
Keberadaan objek tersebut mulai ramai dibicarakan setelah ditemukan secara tidak sengaja pada 2021. Tangkapan layar dari Google Maps kemudian menyebar di internet dan memunculkan berbagai dugaan mengenai alasan kawasan itu terlihat berbeda dibandingkan perairan di sekitarnya. Salah satu spekulasi yang muncul mengaitkannya dengan fasilitas militer rahasia, meski dugaan tersebut tidak terbukti.
Baca juga: UPDATE! Link Videy Video 'Yank Uwes Yank' Viral Full Durasi HD, Pemeran Lelakinya Gemar Cengengesan
Alih-alih merupakan wilayah yang disensor, area gelap tersebut ternyata merupakan Pulau Vostok, sebuah atol karang yang termasuk wilayah Republik Kiribati. Pulau ini ditemukan pada 1820 oleh Fabian Gottlieb von Bellingshausen dan kemudian diberi nama sesuai kapal yang digunakannya dalam ekspedisi tersebut.
Pulau Vostok berada sekitar 6.437 kilometer di sebelah timur Australia, di kawasan tengah Samudra Pasifik. Daratan kecil yang tidak berpenghuni itu merupakan salah satu dari 33 daratan yang menjadi bagian dari Kiribati. Pulau tersebut juga pernah dikenal dengan sejumlah nama lain, seperti Anne, Bostock, Leavitts, Reaper, dan Wostock.
Sejarah pulau tersebut juga sempat berkaitan dengan Amerika Serikat. Pada 1860, AS mengklaim Vostok berdasarkan Guano Act. Namun, deposit guano di pulau itu tidak pernah dimanfaatkan. Percobaan membangun perkebunan kopra juga tidak berhasil sehingga kawasan tersebut tetap relatif alami.
Baca juga: Jukir Alkid Akhirnya Buka Suara Usai Viral Tuduhan Pungli Food Truck Bolosego
Lantas, mengapa permukaan Pulau Vostok tampak begitu gelap dari atas? Penyebabnya bukan penyensoran citra satelit, melainkan tutupan vegetasi yang sangat lebat. Pulau tersebut dipenuhi pohon Pisonia yang tumbuh rapat sehingga dari ketinggian terlihat seperti hamparan berwarna hampir hitam.
Kondisi alam Pulau Vostok juga menarik perhatian para peneliti. Jurnalis National Geographic Enric Sala dan timnya pernah mengunjungi kawasan tersebut untuk mempelajari kehidupan laut. Dalam ekspedisi itu, mereka menemukan berbagai satwa laut, termasuk hiu, barakuda, dan ikan surgeonfish, di lingkungan yang masih relatif terjaga.
Vegetasi Pisonia di pulau tersebut turut menjadi bagian dari ekosistem burung. Sejumlah burung laut, seperti great frigatebird dan brown noddy, diketahui mengunjungi kawasan itu. Namun, polong biji Pisonia yang lengket dapat menempel pada tubuh burung dan berpotensi membuatnya terjebak. Kondisi tersebut menyebabkan ditemukannya tulang burung di bawah pepohonan.
Pulau Vostok juga bukan tempat yang mudah dikunjungi atau dijadikan permukiman. Tidak tersedia pelabuhan maupun lokasi berlabuh yang memadai, sedangkan ketersediaan air tawar sangat terbatas. Ukurannya yang kecil dan hutan yang rapat semakin membuat kawasan tersebut sulit dihuni secara permanen.
Nah, demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bisa bermanfaat dan update berita terbaru hanya melalui website kami!