Heboh! Emanuel Bryan alias @ebemartono Dirujak Influencer Kondang Usai Bikin Konten SPG GIIAS
--
Baca juga: Tragis! Niat Abadikan Momen di Pantai Semeti Berujung Maut, Wisatawan Tewas Jatuh dari Tebing
Baca juga: Kasus Atlet Golf Jesslyn Wijaya Segera Ditutup, Polisi Pastikan Tak Ada Unsur Penculikan
Chef Arnold menyoroti anggapan bahwa pengambilan gambar di ruang publik otomatis menghilangkan hak seseorang atas privasi.
“Cuma karena ente konten creator bukan berarti semua di public space itu mau dikontenin... bukan berarti kita di public space privacy kita jadi hilang... ga semua mau dikontenin cuma karena ente konten creator... kocak malah malak dan ngancem.... kocak... entitlement is a disease,” tulis Chef Arnold.
Jerome Polin juga mengaku pernah menjadi objek rekaman Emanuel Bryan. Meski kala itu ia tidak mempermasalahkan karena pembicaraan yang dilakukan berkaitan dengan motivasi, Jerome mengaku terkejut ketika mengetahui dirinya direkam menggunakan kamera yang tersembunyi pada kacamata.
“Wah orang ini juga pernah rekam aku, tapi waktu itu nanyanya soal motivasi dll jadi okelah. Tapi kaget sih tiba-tiba ada videonya, karena kacamatanya gak ada lampunya pas ngerekam. Ternyata dicabut lampunya (aku sempat nanya), wkwk,” ujar Jerome.
Baca juga: 707 Siswa dan Guru SMKN 6 Semarang Keracunan Usai Santap MBG, SPPG Karangturi Dihentikan Sementara
Komentar kedua figur publik tersebut kemudian ikut memperluas perbincangan mengenai batas privasi dalam pembuatan konten. Banyak warganet menilai kreativitas seorang content creator tetap perlu berjalan beriringan dengan penghormatan terhadap orang yang menjadi objek rekaman.