Thursday 20th of August 2026
×

Syarat Petugas Kesehatan Haji 2027 Resmi Dibuka, Cek Formasi dan Cara Daftarnya

Syarat Petugas Kesehatan Haji 2027 Resmi Dibuka, Cek Formasi dan Cara Daftarnya

--

Syarat Administrasi dan Umum Petugas Kesehatan Haji 2027

Calon pendaftar wajib memenuhi persyaratan administratif dasar yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. Berdasarkan regulasi dan evaluasi dari tahun-tahun sebelumnya, berikut adalah kriteria umum yang harus dipenuhi:

  • Warga Negara Indonesia (WNI) yang beragama Islam (khusus untuk penugasan di area Armuzna/Arafah, Muzdalifah, Mina).
  • Berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), atau pegawai tetap di instansi pemerintah/swasta yang memiliki izin resmi dari pimpinan instansi.
  • Memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) yang masih aktif dan legal.
  • Memiliki Surat Izin Praktik (SIP) yang berlaku.
  • Sehat jasmani dan rohani, serta tidak sedang dalam kondisi hamil bagi tenaga kesehatan perempuan (dibuktikan dengan hasil pemeriksaan kesehatan lengkap atau *medical check-up* resmi).
  • Memiliki rekam jejak kerja yang baik, disiplin, dan tidak sedang menjalani proses hukum atau disiplin kepegawaian.

Syarat Khusus dan Kompetensi Teknis

Baca juga: Kronologi Kasus Penyelundupan Emas ke Dubai, Barang Dilebur Hingga Diberikan Pewarna Gel!


Baca juga: Profil Biodata Rachel Florencia, Penyanyi Cantik yang Baru Saja Menikah dengan Dikta Wicaksono

Selain persyaratan administrasi, seleksi Petugas Kesehatan Haji 2027 menerapkan uji kompetensi berbasis sistem Computer Assisted Test (CAT) serta wawancara mendalam. Beberapa syarat khusus yang harus diperhatikan meliputi:

  • Batas Usia: Umumurnya rentang usia pendaftar dibatasi antara 25 hingga 55 tahun pada saat pendaftaran, guna memastikan ketahanan fisik selama penugasan yang memakan waktu sekitar 2 hingga 3 bulan di Arab Saudi.
  • Sertifikasi Pelatihan: Diutamakan memiliki sertifikat pelatihan kegawatdaruratan medis seperti *Advanced Cardiac Life Support* (ACLS), *Basic Life Support* (BLS), atau sertifikat penunjang kesehatan haji lainnya.
  • Kemampuan Adaptasi: Memiliki kemampuan bekerja sama dalam tim, tahan terhadap tekanan kerja tinggi, serta memiliki dedikasi tinggi terhadap pelayanan jemaah lansia (sejalan dengan misi "Haji Ramah Lansia").

Tahapan Seleksi dan Dokumen yang Perlu Disiapkan

Proses pendaftaran biasanya dilakukan secara online melalui portal resmi Sistem Informasi Kesehatan Haji (Siskohatkes) milik Kementerian Kesehatan. Calon peserta dianjurkan untuk mempersiapkan dokumen pendukung jauh-jauh hari, seperti scan KTP, ijazah terakhir, STR, SIP, surat rekomendasi atasan, serta pas foto terbaru.

Tahapan seleksi umumnya meliputi:

Source:

Update Terbaru

RELATED POST