Wednesday 19th of August 2026
×

Kronologi Kasus Penyelundupan Emas ke Dubai, Barang Dilebur Hingga Diberikan Pewarna Gel!

Kronologi Kasus Penyelundupan Emas ke Dubai, Barang Dilebur Hingga Diberikan Pewarna Gel!

--

ASCOMAXX.com - Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri telah mengungkap kasus penyelundupan emas di kawasan Sunter, Jakarta Utara.

Dalam penyelidikan tersebut, polisi mengungkap taktik yang digunakan para pelaku untuk mengubah batangan emas menjadi zat menyerupai gel guna mengelabui pemeriksaan keamanan bandara.


Baca juga: Profil Biodata Rachel Florencia, Penyanyi Cantik yang Baru Saja Menikah dengan Dikta Wicaksono

Baca juga: Laudya Cynthia Bella Tinggalkan Dunia Entertainment, Kondisi Terbaru Diungkap Sang Sahabat!

Brigadir Jenderal Mohammad Irhamni, Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, menyatakan bahwa operasi tersebut dilakukan pada Senin malam, 17 Agustus. Operasi ini bermula dari penangkapan sebelumnya terhadap dua warga negara India yang kedapatan menyelundupkan emas ke Dubai.

"Dari hasil penggeledahan, ditemukan dugaan modus baru dengan cara melebur emas menjadi serbuk," ujar Irhamni dalam sebuah pernyataan pada Selasa, 18 Agustus.

Irhamni menjelaskan bahwa para pelaku menghancurkan batangan emas menjadi bubuk. Bubuk tersebut kemudian dicampur dengan bahan kimia dan pewarna khusus hingga teksturnya menyerupai gel.

"Di situ kemudian diberikan pewarna sesuai dengan jenis kainnya, kemudian diberikan obat kimia dan pewarna sehingga serbuk emas menjadi seperti gel," jelasnya.

Baca juga: Heboh! Penembakan di Sekolah Filipina Tewaskan 2 Orang, Salah Satunya Adalah Pelaku

Baca juga: Heroik! Kisah 6 Bidan Tangani Persalinan di Tengah Gempa NTT 7,7 Skala Richter Cuma Pakai Senter HP Sebagai Penerangan

Emas yang kini berbentuk gel itu dimasukkan ke dalam pakaian dalam dan bra yang telah dimodifikasi secara khusus. Penggunaan bahan kimia dan pewarna bertujuan untuk mengelabui petugas keamanan di Bandara Soekarno-Hatta.

"Sehingga tidak terdeteksi sebagai logam di x-ray bandara. Dan ketika diraba atau digeledah, terkesan tidak seperti logam, tetapi seperti kulit biasa atau kenyal," ungkap Irhamni.

Bareskrim saat ini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk melacak anggota sindikat lainnya. Irhamni menyebutkan bahwa beberapa terduga pelaku diyakini telah melarikan diri ke luar negeri.

"Melakukan pengembangan lebih lanjut terhadap terduga para pelaku, baik yang masih berada di Indonesia maupun yang sudah melarikan diri ke luar negeri seperti ke Malaysia dan Filipina," tambahnya.

Baca juga: Viral! Pria di Bondowoso Cabuli 3 Laki-laki di Tempat Pencucian Mobil, Kini Ditetapkan jadi Tersangka

Baca juga: Laudya Cynthia Bella Tinggalkan Dunia Entertainment, Kondisi Terbaru Diungkap Sang Sahabat!

Sebelumnya, terungkap bahwa sindikat ini mampu mengumpulkan hingga 30 kilogram emas per hari dari berbagai wilayah di Indonesia untuk diselundupkan. Berdasarkan perkiraan tersebut, total emas yang diselundupkan bisa mencapai satu ton per bulan.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST