Guncangan Gempa Bumi 7,7 Magnitudo dengan Kedalaman 15 Meter Melanda Nusa Tenggara Timur
--
ASCOMAXX.com – Guncangan gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang berpusat di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, menimbulkan gelombang tsunami skala kecil di sepuluh wilayah pesisir serta 52 gempa susulan pada Sabtu 15 Agustus 2026 pagi.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memperbarui parameter gempa berkedalaman 15 kilometer tersebut usai sebelumnya mencatat kekuatan awal magnitudo 7,0. Sementara itu, data GeoForschungsZentrum mencatat kekuatan gempa magnitudo 6,25 di kedalaman 10 kilometer.
Peringatan dini tsunami yang sebelumnya dinaikkan dengan status Siaga dan Waspada akhirnya dihentikan total oleh BMKG pada pukul 07.30 WIB. Sampai dengan pukul 08.00 WIB, tercatat 52 aktivitas gempa susulan berkekuatan M 3,6 sampai dengan M 6,2.
Baca juga: Polemik Semakin Memanas! Richard Lee Cecar Doktif Minta Uang 200Miliar Untuk Selesaikan Kasus
"Peringatan dini tsunami BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini berpotensi tsunami dengan tingkat status ancaman: siaga (0,5-3 meter) terjadi di wilayah Manggarai Bagian Utara, Ngada Bagian Utara, Ende, Flores Timur, Jeneponto. Waspada (<0,5 meter) terjadi di wilayah Flores Timur, Bima, Dompu, Wajo," kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto, Sabtu 15 Agustus 2026.
Pihak BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta memeriksa keutuhan fisik bangunan tempat tinggal sebelum kembali beraktivitas.
"Imbauan kepada masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi. Mewaspadai gempa bumi susulan yang masih terjadi," lanjutnya kemudian.
Melalui pemodelan BMKG, wilayah Ngada bagian utara, NTT, masuk dalam kategori Waspada potensi tsunami. Estimasi waktu tiba berdasarkan pemodelan tercatat sekitar pukul 06:01:23 WITA.
Baca juga: Ratu Namira Diduga Kirim Foto Pakai Bikini ke Pacar Vicky Alaydrus, Kini Tuai Hujatan dari Netizen!
Baca juga: Keluarga Ungkap Sejumlah Kejanggalan Kematian Winda Lorenza, Desak asus Diusut Ulang
BMKG mengimbau pemerintah daerah serta masyarakat di wilayah yang masuk kategori Waspada guna menjauhi pantai serta tepian sungai juga mengikuti perkembangan informasi resmi.
Masyarakat dimohon tidak panik dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Warga di wilayah pesisir yang merasakan guncangan kuat atau lama juga diimbau segera menuju tempat yang lebih tinggi dan aman serta mengikuti arahan petugas.
BMKG mengingatkan masyarakat supaya terus memantau pembaruan resmi terkait perkembangan peringatan dini tsunami serta kemungkinan gempa susulan.
Magnitudo: 7,0 - Waktu: 15 Agustus 2026, 04:58:23 WIB - Lokasi: 38 km Timur Laut Mbay, Nagekeo, NTT - Koordinat: 8,33 LS – 121,32 BT - Kedalaman: 10 km - Status: Berpotensi tsunami - Wilayah pemodelan: Ngada bagian utara, NTT - Status peringatan: Waspada
Informasi terkait kondisi terbaru, dampak gempa, maupun perkembangan peringatan tsunami masih menunggu pembaruan dari BMKG serta pihak berwenang.