Pelaku Pembunuhan Owner Konter HP Ambarawa Resmi Ditangkap! Kediamannya Kini Digeruduk Warga
--
ASCOMAXX.com – Pelaku terduga kasus pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian pemilik konter ponsel Royal Phone Ambarawa resmi ditangkap. Penangkapan terduga pelaku dilakukan oleh Polres Semarang juga Polda Jateng.
"Kami sudah menangkap terduga pelaku, atas dukungan kerja sama dengan Subdit Jatanras Ditreskrimum serta Inafis Ditreskrimum Polda Jateng," jelas Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana, dilansir detikJateng, Jumat 7 Agustus 2026.
Bodia belum memerinci terkait penangkapan tersebut, termasuk lokasi penangkapan dan jumlah orang yang ditangkap. Saat ini polisi tengah melakukan pemeriksaan dan pengembangan.
Baca juga: Gosip Lama Viral Lagi! Fakta Asmara Pedangdut Fizzabella: Pacaran 4 Bulan Saat Denny Caknan Putus
Warga yang berdatangan memadati sekitar rumah terduga pelaku. Sejumlah warga terlihat berkumpul di sekitar rumah hingga menyebabkan kerumunan di lokasi.
Sejumlah akun tiktok juga menyiarkan secara langsung penggerudukan rumah terduga pelaku. Para warganet pun mempertanyakan terkait perkembangan kasus tersebut maupun memberikan informasi melalui komentar.
Situasi sempat menjadi perhatian aparat kepolisian. Personel Polsek Ambarawa bersama petugas lainnya kemudian melakukan pengamanan dan mengimbau masyarakat supaya tidak melakukan tindakan yang bisa mengganggu ketertiban.
Petugas juga meminta massa yang berkumpul guna membubarkan diri. Imbauan tersebut dipatuhi warga yang kemudian berangsur meninggalkan lokasi yang mana membuat situasi kembali kondusif.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jateng, Kombes Pol. Anwar Nasir, membenarkan penangkapan tersebut. Menurut dia, kedua terduga pelaku masing-masing berinisial TI dan DPP.
Korban diketahui berinisial CW, 25, warga Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang. Jasadnya ditemukan di bagasi mobil Honda Jazz hitam yang tidak terpasang pelat nomor di Dusun Tembelingan, Desa Trisari, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Kamis 6 Agustus 2026 sekitar pukul 17.00 WIB.
"Saat ini jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Semarang untuk diautopsi," ungkap Kapolsek Gubug AKP Anang Heriyanto.
Kasus tersebut terungkap usai sejumlah karyawan konter curiga karena tidak bisa menghubungi korban. Mereka lantas kembali ke konter kemudian mendapati kondisi tempat usaha dalam keadaan berantakan.
Sampai saat ini, penyidik masih mendalami motif pembunuhan serta menginventarisasi kerugian yang timbul akibat peristiwa tersebut.