Geger! BGN Hentikan Sementara SPPG Karangturi Semarang Usai 707 Siswa dan Guru Diduga Keracunan MBG
--
Baca juga: Profil Singkat Chelsy Kaltrin Chandra, Korban Pembunuhan Anak Dibawah Umur di Nabire
Berdasarkan penyelidikan sementara, sejumlah bahan makanan yang digunakan dalam menu MBG turut menjadi perhatian. BGN menyebut daun singkong dan bumbu rendang termasuk bahan yang sedang diperiksa. Selain kandungan makanan, waktu pengolahan juga menjadi salah satu aspek yang ditelusuri karena terdapat dugaan makanan dimasak terlalu dini sebelum dibagikan kepada penerima MBG.
Sudaryono mengatakan pihaknya akan memperkuat sistem pengawasan di dapur penyedia makanan MBG. Salah satu upaya yang tengah disiapkan adalah penerapan sistem digital untuk mencatat setiap tahapan pengolahan makanan, mulai dari persiapan bahan hingga proses memasak.
"Kita sudah siapkan sistemnya. Ini sekarang sedang kita paksa semua dapur, ada koordinator kecamatan dan lain-lain, sedang kita paksa kerja pakai sistem. Jadi, kapan kol mulai dicacah, kapan dimasak itu semua kita kunci, dan kita lagi siapkan ini (sistemnya), kita kebut semua," katanya.
Melalui sistem tersebut, setiap proses produksi diharapkan dapat tercatat dengan lebih jelas sehingga memudahkan pengawasan. Informasi mengenai waktu memasak, bahan yang digunakan, hingga bumbu yang dimasukkan nantinya dapat dipantau oleh pihak yang berkepentingan.
"Semoga dalam waktu seminggu atau dua minggu ini sudah beres, kemudian, kita harapkan orang tua siswa, guru, dan barangkali dinas kesehatan bisa melihat jam berapa dimasak, apa saja yang dimasak, bumbu apa yang dimasukkan harus kemudian tersistem dan terpantau semua," lanjut Sudaryono.