Baru Menjabat, Ini Profil Bupati Pemalang Eks BUMN Tersangka KPK hingga Kantor Dinas PUPR Disegel
--
ASCOMAXX.com – Profil Bupati Pemalang Anom Widiyantoro kini tengah menjadi sorotan tajam publik. Pemimpin daerah berlatar belakang profesional BUMN yang baru menjabat sejak Februari 2025 ini resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan kasus suap proyek infrastruktur dan gratifikasi jabatan.
Pemimpin daerah yang baru seumur jagung menakhodai Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah ini harus menghadapi kenyataan pahit setelah resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kasus dugaan suap proyek infrastruktur yang menjeratnya seolah membalikkan ekspektasi publik terhadap rekam jejaknya yang cemerlang di dunia profesional.
Baca juga: Kasus Pungli Perizinan: Kabid ESDM Jatim Ertika Dinawati Jadi Tersangka Ke-4 dan Asetnya Disita
Baca juga: Komnas HAM Desak Polisi Ungkap Fakta Kematian Sutrimo, Penyelidikan Harus Disampaikan Secara Terbuka
Anom Widiyantoro lahir pada 20 Maret 1970. Sebelum memutuskan untuk terjun ke panggung politik praktis, ia merupakan seorang profesional murni yang menghabiskan sebagian besar masa produktifnya di dunia korporasi.
Berbekal latar belakang pendidikan Sarjana Ekonomi (S.E.), Anom meniti karir sebagai pegawai birokrasi di salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terbesar di Indonesia, yaitu PT Telkom Indonesia. Di perusahaan telekomunikasi plat merah tersebut, ia berhasil menduduki berbagai posisi strategis berkat kemampuan manajemennya.
Popularitas dan rekam jejaknya sebagai eksekutif BUMN yang bersih kemudian modal utama Anom saat maju dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pemalang. Kampanye yang mengusung tema pembenahan birokrasi dan percepatan pembangunan infrastruktur berhasil memikat hati masyarakat setempat. Ia pun resmi dilantik sebagai Bupati Pemalang untuk periode 2025–2030 pada Februari 2025 lalu.