Rincian Harta Kekayaan Ahmad Zaini Bupati Lombok Barat Lalu yang Terjaring OTT KPK, Punya Aset Properti di Berbagai Wilayah
--
Berdasarkan rincian wilayahnya, kepemilikan aset properti terbesar berada di Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat yang menjadi basis wilayah kerjanya [Kompas.com]. Selain itu, ia juga memperluas portofolio propertinya dengan kepemilikan beberapa bidang tanah komersial di Kabupaten Lombok Tengah . Di luar wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Lalu Ahmad Zaini juga dilaporkan memiliki aset properti bernilai tinggi di Kota Surabaya, Jawa Timur, yang tercatat diperoleh baik dari hasil sendiri maupun bentuk perolehan sah lainnya.
Selain portofolio tanah yang luas, sektor transportasi dan mesin juga menyumbang angka yang signifikan dalam laporan kekayaannya . Nilai total dari isi garasi milik Lalu Ahmad Zaini diestimasikan berada pada angka Rp1.280.000.000 . Dari data tersebut, ia memiliki tiga unit mobil dan satu unit kendaraan roda dua dengan rincian sebagai berikut:
Baca juga: Pemerintah Tetapkan Tarif Baru Urus Kewarganegaraan, Lepas Status WNI Dikenai Biaya Rp5 Juta
- Toyota Alphard Tahun 2023: Kendaraan MPV premium ini menjadi aset transportasi termahal dengan estimasi nilai pasar saat dilaporkan mencapai ratusan juta rupiah.
- Honda HR-V Tahun 2024: Mobil berjenis SUV kompak modern yang tercatat sebagai unit pengadaan terbaru di dalam garasinya.
- Toyota Avanza Tahun 2019: Kendaraan jenis MPV keluarga yang digunakan untuk mobilitas penunjang operasional harian.
- Honda Scoopy: Satu-satunya kendaraan roda dua berjenis skuter matik yang terdaftar di dalam dokumen LHKPN miliknya.
Satu hal yang paling menarik perhatian dari struktur kekayaan Bupati Lombok Barat ini adalah tingginya jumlah kepemilikan kas likuid atau instrumen keuangan yang setara dengan kas. Dalam dokumen LHKPN, nominal kas dan setara kas milik Lalu Ahmad Zaini tercatat menyentuh angka Rp9.138.109.655 .
Jumlah dana segar yang disimpan di lembaga perbankan atau instrumen likuid ini mencakup hampir sepertiga dari keseluruhan total harta kekayaannya, yang memberikan fleksibilitas keuangan sangat tinggi [detikBali, Niaga.Asia]. Sementara itu, untuk instrumen harta bergerak lainnya, ia mencantumkan nilai kepemilikan sebesar Rp557.500.000, serta tidak memiliki kepemilikan di sektor surat berharga investasi.
Sorotan tajam terhadap LHKPN ini merupakan imbas langsung dari operasi penindakan hukum yang dilakukan tim penindakan KPK di wilayah NTB . Dalam operasi tangkap tangan tersebut, tim penyidik mengamankan total 19 orang dari berbagai unsur, termasuk pejabat pemda, ajudan, hingga pihak kontraktor swasta . Kasus yang menjerat Lalu Ahmad Zaini diduga kuat berkaitan erat dengan praktik gratifikasi dan suap pengaturan jatah proyek pembangunan infrastruktur daerah serta pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat . Dokumen LHKPN setebal puluhan miliar ini kini menjadi salah satu acuan penting bagi penyidik KPK untuk mencocokkan profil pendapatan resmi dengan akumulasi kekayaan riil yang bersangkutan.