Friday 4th of September 2026
×

Sisi Lain Mendiang Iwan Setiawan Sosok Pelatih Religius yang Selalu Lindungi Pemain dari Tekanan

Sisi Lain Mendiang Iwan Setiawan Sosok Pelatih Religius yang Selalu Lindungi Pemain dari Tekanan

--

ASCOMAXX.com - Memulai sepak terjangnya sebagai gelandang berbakat era Galatama bersama Pelita Jaya dan Arseto Solo, mendiang Iwan Setiawan sukses mentransformasikan energinya ke kursi kepelatihan setelah cedera lutut memangkas karier bermainnya. Sepanjang hayatnya, arsitek taktik bertangan dingin ini tercatat telah menakhodai deretan klub raksasa seperti Persija Jakarta hingga Persebaya Surabaya.

Pria kelahiran Medan, 5 Juli 1958 ini mengembuskan napas terakhirnya akibat serangan jantung. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam sekaligus ruang kosong yang sulit tergantikan dalam sejarah lapangan hijau tanah air. Iwan bukan sekadar mantan pemain dan pelatih, ia adalah warna, ketegasan, dan anomali taktik yang selalu berhasil menyedot perhatian publik sepanjang kariernya.


Baca juga: Fakta Baru Kematian Mantan Istri Polisi di Medan: Winda Lorenza yang Diduga Dijual ke Wakapolda Sebelum Tewas

Bagi pencinta sepak bola modern, nama Iwan Setiawan sangat lekat dengan julukan "Jose Mourinho Indonesia". Sematan tersebut lahir bukan tanpa alasan. Coach Iwan adalah maestro dalam memainkan perang psikologis (psywar) menjelang pertandingan-pertandingan besar.

Ia tidak pernah ragu melemparkan komentar pedas, melayangkan kritik terbuka kepada federasi maupun korps wasit, hingga memanaskan tensi laga demi menjatuhkan mentalitas tim lawan. Namun, di balik topeng arogansi media yang sengaja ia ciptakan, terdapat sosok pelatih yang sangat religius, berprinsip kokoh, dan berhati lembut bagi para pemainnya.

Baca juga: Review GEEKOM IT12 MAX: PC Mini Tangguh dengan Intel Core i9 Gen 12 dan Bodi Ringkas

Biodata Singkat

Berikut adalah profil lengkap, rekam jejak karier, serta pencapaian semasa hidup Iwan Setiawan:

  • Nama Lengkap: Iwan Setiawan
  • Tempat, Tanggal Lahir: Medan, Sumatera Utara, 5 Juli 1958
  • Meninggal Dunia: Jakarta, 3 September 2026 (Usia 68 tahun)
  • Profesi Terakhir: Pelatih Sepak Bola & Instruktur Kepelatihan PSSI
Sebelum dikenal sebagai juru taktik di pinggir lapangan, Iwan Setiawan adalah seorang gelandang berbakat pada era kompetisi Galatama dan Perserikatan. Beberapa klub besar yang pernah dibelanya antara lain:
  • Pelita Jaya
  • Arseto Solo
  • Persija Jakarta
  • Timnas Indonesia: Ia sempat dipercaya mengenakan seragam Merah Putih di kelompok umur, sebelum akhirnya cedera lutut parah memaksanya gantung sepatu lebih awal.

Baca juga: Profil Lengkap Ishfah Abidal Aziz atau Gus Alex Mantan Dewan Pengawas BPKH yang Menjadi Tersangka Korupsi Haji

Sebagai arsitek taktik, Iwan Setiawan memiliki petualangan karier yang sangat luas dan telah menakhodai deretan klub elite di kasta tertinggi Liga Indonesia. Klub-klub yang pernah dilatihnya meliputi:
  • Persija Jakarta
  • Persebaya Surabaya
  • Borneo FC (Pusamania Borneo FC)
  • Persela Lamongan
  • PSMS Medan
  • Sriwijaya FC

Prestasi Emas: Pencapaian terbaiknya di level klub adalah saat membawa Pusamania Borneo FC menjuarai kompetisi Divisi Utama 2014. Keberhasilan tersebut sekaligus mengantarkan tim berjuluk Pesut Etam itu naik kasta promosi ke kompetisi tertinggi Indonesia.

Di kalangan jurnalis dan suporter, Coach Iwan sangat ikonis dengan komentar-komentar blak-blakan yang kerap memanaskan tensi pertandingan. Meski sering dinilai kontroversial di luar lapangan, para mantan anak asuhnya mengenal Iwan sebagai sosok pelatih yang sangat religius, berprinsip kuat, penyayang, dan selalu melindungi pemainnya dari tekanan luar.

Baca juga: Spesifikasi & Harga Xiaomi 18 Fold Rilisan Terbaru 2026, Tampil Mewah HP yang Bisa Dilipat!

Hingga akhir hayatnya, dedikasi Iwan kepada sepak bola tidak pernah memudar. Ketika tidak sedang menangani klub profesional, ia menghabiskan waktunya sebagai instruktur kepelatihan resmi PSSI.

Ia aktif mengajar, menguji, dan membimbing para mantan pemain muda yang ingin beralih profesi menjadi pelatih lokal berlisensi nasional. Bagi sepak bola Indonesia, kepergian Coach Iwan Setiawan adalah kehilangan besar atas sosok mentor pelatih lokal yang jujur, berkarakter, dan tak kenal takut.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST