UPDATE! Mobil Jurnalis Hilang Ketika Liput Anak Krakatau Ternyata Masih Terparkir di Penginapan
--
ASCOMAXX.com – Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai kabar mobil para jurnalis hilang saat liput Gunung Anak Krakatau yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi terbarunya!
Keberadaan mobil milik jurnalis yang sebelumnya digunakan untuk perjalanan menuju lokasi peliputan Gunung Anak Krakatau menjadi perhatian setelah lima wartawan dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda. Kendaraan tersebut ternyata masih berada di penginapan kawasan Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Sebelum berangkat menuju kawasan Gunung Anak Krakatau, empat jurnalis diketahui sempat menginap di sebuah hotel di kawasan tersebut. Mereka tiba pada Minggu malam, 6 September 2026, dan awalnya berencana tinggal selama dua malam.
Baca juga: Nonton Video Viral Full Durasi HD, Streaming Kegemaranmu Gratis Tanpa Ada Gangguan Apapun
Penjaga hotel bernama Maman menjelaskan bahwa para jurnalis meninggalkan penginapan pada Senin siang. Mereka kemudian dijemput oleh rekan jurnalis lainnya untuk menuju Dermaga Pagedongan sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan speedboat ke arah Gunung Anak Krakatau.
"Minggu (6/9) malam datang, Senin siangnya berangkat meninggalkan hotel. Rencana menginap selama dua malam," kata Maman saat ditemui pada Kamis (10/9/2026).
Mobil bernomor polisi B-1772-WMF yang digunakan rombongan masih terlihat berada di halaman hotel. Sejumlah barang milik para jurnalis juga belum seluruhnya dibawa. Maman menyebut hanya satu tas yang masih tertinggal di kamar penginapan.
"Ini mobil milik mereka, tas di kamar hanya tinggal satu," ujarnya.
Lima jurnalis yang kemudian dilaporkan hilang kontak adalah M Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus dari Anadolu Agency, serta Donal Husni yang berstatus jurnalis lepas. Mereka berangkat bersama kapten speedboat Warta, ABK bernama Sukarman, dan pemandu Heriyanto dari kawasan Carita untuk melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Peristiwa hilang kontak tersebut mendapat perhatian pemerintah. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Muhammad Ali untuk segera melakukan pencarian sejak Senin malam.
"Sejak rombongan 5 jurnalis bersama 3 kru kapal dilaporkan hilang kontak, sejak Senin malam Presiden Prabowo memang sudah langsung menginstruksikan KSAL untuk segera melakukan pencarian, di hari itu juga TNI-AL langsung mengirim kapal-kapalnya," kata Teddy.
Operasi pencarian kemudian melibatkan 11 kapal gabungan dari unsur TNI AL, Basarnas, dan kepolisian. Armada tersebut antara lain KRI Leuser-924, KRI Kerambit-627, KRI Lepu-861, KAL Anyer, KAL Pohawang, sejumlah kapal SAR, KN SAR Tetuka-247, KN SAR Basudewa-224, serta KP Sanjaya-7017.
Baca juga: Profil dan Biodata Denny Indrayana, Pakar Hukum yang Ajukan Diskualifikasi Gibran ke MK
Teddy turut menyampaikan harapan agar seluruh anggota rombongan yang belum diketahui keberadaannya dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. Hingga laporan tersebut diterbitkan, proses pencarian masih terus dilakukan di sekitar perairan Selat Sunda.
Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat dan update berita terbaru hanya melalui website kami!