VIRAL! YouTuber Tasyi Athasyia Bongkar Barangnya Dicuri Oleh Karyawan Sendiri, Nilainya Hampir 1 Miliar
--
ASCOMAXX.com – Kabar kurang baik datang dari YouTuber Tasyi Athasyia. Melalui akun Threads pribadinya, Tasyi membongkar tindakan kriminal yang dilakukan oleh salah satu orang kepercayaannya.
Tak tanggung-tanggung, saudara kembar Tasya Farasya tersebut mengaku telah kehilangan 12 barang mewah yang bernilai lebih dari Rp500 juta atau setengah miliar rupiah.
Tasyi menjelaskan bahwa ia sebenarnya memiliki trauma besar untuk mempekerjakan orang baru. Tiga tahun lalu, ia sempat difitnah secara keji oleh mantan karyawannya.
Kendati demikian, demi profesionalisme, Tasyi mencoba membuka hati kembali kemudian merekrut karyawan baru, meskipun orang tersebut masuk tanpa pengalaman kerja sama sekali.
Baca juga: Selamat Menempuh Hidup Baru! Pendakwah Kadam Sidik dan Ning Najma Tsuroyya Resmi Gelar Pernikahan
Kepada karyawan yang saat ini menjadi pelaku tersebut, Tasyi memberikan fasilitas yang sangat menggiurkan. Mulai dari gaji di atas UMR, bonus bulanan, diajak jalan-jalan ke luar negeri, umrah, sampai dengan diberikan ruang kerja dengan fasilitas lengkap. Tasyi mengaku sudah menganggap sang karyawan sebagai bagian dari keluarga dekat.
Kecurigaan mulai terasa pada Maret 2024, tepat usai Tasyi merenovasi walk-in closet miliknya. Ketika hendak merapikan koleksi tas, Tasyi menyadari ada sekitar 5 tas bermerek yang hilang secara misterius.
Ia menyebut hal yang paling membuatnya terpukul bukan semata-mata kehilangan barang, melainkan dugaan penyalahgunaan kepercayaan oleh orang yang selama ini bekerja dekat dengannya.
"Kronologis pencurian barang oleh karyawan terdekat aku. Nilainya lebih dari 1/2 miliar," tulis Tasyi. Ia melanjutkan, "Ya Allah Ya Rob, sedih bukan karena barangnya. Tapi sakit karena kepercayaan yang dirusak."
Menurut Tasyi, dugaan pencurian tersebut diperkirakan berlangsung selama sekitar satu tahun. Ia pertama kali menyadari adanya barang yang hilang usai proses renovasi walk-in closet selesai sekitar awal Maret.
Ketika hendak menata kembali koleksi tasnya, Tasyi mendapati sekitar lima tas miliknya tidak berada di tempat. Namun, ketika itu ia memilih tidak mencari tahu lebih jauh.
Seiring waktu, jumlah barang yang tidak ditemukan semakin banyak. Tasyi masih belum mencurigai adanya dugaan pencurian sampai dengan sebuah notifikasi email membuka petunjuk baru.
Dalam perkara ini, dugaan pencurian masih merupakan berdasarkan keterangan Tasyi dan proses hukum masih berjalan. Status hukum pihak yang dilaporkan serta pembuktian terkait barang-barang yang diduga hilang akan bergantung pada hasil penyelidikan dan penyidikan kepolisian.