Thursday 6th of August 2026
×

Winda Lorenza Gowasa, Perjuangan Sang Ibu Mengungkap Kejanggalan Sebelum Ditemukan Tew*s Tertemb*k di Medan

Winda Lorenza Gowasa, Perjuangan Sang Ibu Mengungkap Kejanggalan Sebelum Ditemukan Tew*s Tertemb*k di Medan

--

ASCOMAXX.com – Sosok Winda Lorenza Gowasa (31), ibu rumah tangga yang tewas tertembak di Kompleks Bumi Asri, kini menjadi pusat perhatian publik. Kasus kematian mantan anggota Bhayangkari ini memasuki babak baru setelah mantan suaminya, Bripka IH, resmi ditahan Propam Polrestabes Medan terkait kelalaian penggunaan senjata api dinas.

Winda Lorenza Gowasa (31 tahun) adalah seorang ibu rumah tangga asal Kota Medan, Sumatra Utara, yang menjadi perhatian nasional setelah ditemukan meninggal dunia akibat luka tembak di kepala pada Minggu, 2 Agustus 2026. Tragedi ini terjadi di sebuah rumah di Kompleks Bumi Asri, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan.


Kematian mantan anggota Bhayangkari ini memicu kontroversi besar dan memunculkan gerakan keadilan #JusticeForLoren di media sosial karena adanya perbedaan tajam antara indikasi awal kepolisian dengan temuan kejanggalan oleh pihak keluarga.

Baca juga: Rencana Pernikahan Maizura dan Desfian Diduga Kandas, Sosok Calon Suami Kini Jadi Sorotan Netizen

Baca juga: Kasus dr Alex Cristo Loris Ditutup, Hasil Autopsi Pastikan Korban Bun*h Diri Efek Obat Pelumpuh Otot

Baca juga: Rizky Billar Ngaku Rugi Rp3,1 Miliar, Sakit Banget! Ditipu Orang Kepercayaan Keluarga

Berikut adalah profil dan poin-poin penting mengenai sosok Winda Lorenza Gowasa:

1. Latar Belakang dan Keluarga
  • Status Pernikahan: Winda merupakan mantan istri dari seorang anggota polisi aktif berinisial Bripka IH (bertugas di Polsek Medan Sunggal). Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai dua orang anak.
  • Sempat Merantau: Setelah resmi bercerai dengan Bripka IH, Winda sempat merantau dan bekerja mandiri di Jakarta untuk menafkahi anak-anaknya.
  • Rencana Rujuk: Pada Juni 2026, pihak keluarga pria membujuk Winda untuk kembali ke Medan agar mau rujuk demi masa depan anak-anak mereka. Winda baru tinggal bersama kembali dengan Bripka IH selama dua bulan sebelum peristiwa tragis ini terjadi.
2. Kematian dan Keterlibatan Senjata Api Dinas
  • Senpi Milik Mantan Suami: Winda mengembuskan napas terakhir akibat hantaman peluru dari senjata api dinas milik mantan suaminya, Bripka IH.
  • Indikasi Awal Polisi: Pihak Polrestabes Medan awalnya memberikan indikasi bahwa korban diduga melakukan tindakan bunuh diri. Namun, Bripka IH langsung diamankan oleh Seksi Propam untuk menjalani penempatan khusus (patsus) terkait kelalaian penyimpanan senjata api dinas.

Baca juga: Profil dan Biodata Yurizal Tri Chaerawan, Pasien BPJS yang Meninggal Usai Keluhkan Layanan Rumah Sakit Lamban

Baca juga: VIRAL! Teror Pembakaran Bedera Merah Putih Gegerkan Bandung Raya, Pria Berhoodie Misterius Diburu Polisi

Baca juga: GEGER! Penemuan Jasad Tak Utuh dalam Karung di Depok, Warga Ungkap Sempat Akan Dibakar

3. Kejanggalan yang Disuarakan Keluarga

Keluarga besar Winda, dipimpin oleh ibu kandungnya (Yestin Laia), secara tegas menolak narasi bunuh diri karena menemukan banyak kejanggalan fisik:
  • Luka Lebam Tak Wajar: Sebelum luka tembak terjadi, keluarga menemukan wajah jenazah membengkak, mata lebam, kuku jemari membiru, dan bentuk tengkorak kepala yang tidak normal yang mengarah pada dugaan penganiayaan berat.
  • Keterlambatan Informasi: Peristiwa penembakan diduga terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, tetapi Bripka IH baru mengabari keluarga korban empat jam kemudian (pukul 18.00 WIB).
  • Akses Dipersulit: Pihak keluarga mengeklaim sempat dilarang dan dipersulit oleh petugas saat ingin melihat kondisi jasad korban secara langsung di RS Bhayangkara Medan.

Saat ini, pihak keluarga telah meminta atensi langsung dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Sumatra Utara agar proses penyelidikan forensik dan autopsi berjalan transparan tanpa adanya intervensi hukum.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST