Viral Arti Londo Ireng di Pidato Prabowo: 'Kita Negara Demokrasi, Kita Tidak Anti Kritik'
--
ASCOMAXX.com – Istilah londo ireng kembali menjadi perbincangan publik setelah kembali digunakan oleh Presiden Prabowo Subianto. Lantas, apa arti dari istilah londo ireng?
Melalui pidato peringatan Hari Lahir PKB di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Kamis 23 Juli 2026, Prabowo mengaku pemerintah tidak anti kritik senan kritik menjadi bagian dari sistem demokrasi.
Akan tetapi, ia menilai terdapat pihak yang justru tidak sekadar mengkritik melainkan menggiring opini publik bahwa Indonesia berada dalam situasi buruk.
Ia menyebut profesi serta kelompok seperti jurnalis, pengamat hingga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) adalah bentuk baru dari londo ireng.
"Kita negara demokrasi. Kita tidak anti kritik. Tapi kita bukan anak kecil. Kita tahu ada orang-orang Indonesia yang senang mengabdi dan berbakti kepada bangsa lain. Itu yang dulu kita sebut londo ireng, ya. Yang ikut Belanda perang lawan kita. Londo-londo ireng ini sampai sekarang masih ada. Hanya dia sekarang pakai baju lain. Wartawan, jurnalis, apa itu, pengamat, LSM," ujar Prabowo.
Ia menganggap terdapat pihak-pihak tertentu yang menurutnya tidak sekadar mengkritik, namun terus berupaya menggiring opini publik bahwa Indonesia berada pada kondisi yang buruk dan akan mengalami kegagalan.