Miris! Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK Usai Diduga Terima Suap dan Gratifikasi Proyek
--
ASCOMAXX.com – Kasus korupsi kembali menggegerkan dunia maya! Pada artikel berikut ini akan berbagi informasi mengenai Lalu Ahmad Zaini kena OTT KPK yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi terkini!
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, setelah menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi yang terungkap melalui operasi tangkap tangan (OTT). Selain Ahmad Zaini, KPK juga menahan dua tersangka lain yang diduga terlibat dalam perkara pengaturan proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.
Kasus ini bermula dari OTT yang dilakukan KPK pada 20 Juli 2026. Dalam operasi tersebut, penyidik mengamankan 19 orang untuk dimintai keterangan. Setelah dilakukan pemeriksaan intensif, delapan orang dibawa ke Jakarta, sementara tiga di antaranya ditetapkan sebagai tersangka karena diduga memiliki peran utama dalam tindak pidana korupsi tersebut.
Baca juga: Heboh Sarwendah Angkat Kaki dari Rumah Mewah Cilandak, Ruben Onsu Tuntut Pembagian Aset 50 Persen
KPK mengungkap dugaan praktik korupsi itu berkaitan dengan pengaturan pemenang proyek pemerintah daerah. Ahmad Zaini diduga menerima suap dan gratifikasi dari sejumlah pihak yang berkepentingan memperoleh pekerjaan di lingkungan Pemkab Lombok Barat. Penyidik juga menemukan adanya aliran dana serta sejumlah barang mewah yang diduga berasal dari hasil tindak pidana tersebut.
Dalam konferensi pers, KPK menyatakan penahanan dilakukan untuk kepentingan penyidikan agar proses pengungkapan perkara berjalan lebih efektif. Ketiga tersangka akan menjalani masa penahanan awal selama 20 hari di rumah tahanan KPK sembari penyidik melengkapi alat bukti dan mendalami peran masing-masing pihak.
Selain melakukan penahanan, tim penyidik juga menyita barang bukti berupa uang tunai yang diduga berkaitan dengan transaksi suap. Sejumlah dokumen penting turut diamankan, sementara beberapa ruangan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat telah disegel sebagai bagian dari proses penyidikan.