Tuesday 21st of July 2026
×

19 Siswa SDN Sendangrejo Blora Mendadak Mual Muntah Diduga Akibat Susu Basi Program Makan Bergizi Gratis, Ini Kronologinya

19 Siswa SDN Sendangrejo Blora Mendadak Mual Muntah Diduga Akibat Susu Basi Program Makan Bergizi Gratis, Ini Kronologinya

--

Gejala ini dengan cepat menyebar ke siswa lain, di mana beberapa anak dilaporkan muntah hingga tiga kali, sehingga pihak sekolah langsung mengambil tindakan darurat mengevakuasi para murid ke fasilitas kesehatan terdekat menggunakan sepeda motor.

Indikasi Susu Basi dan Respons SPPG Bogowanti

Pihak perwakilan guru dan sekolah memberikan indikasi awal bahwa pemicu utama dari kasus dugaan keracunan massal ini terletak pada produk susu kemasan yang dibagikan.


Baca juga: Ulta Levenia Lulusan Mana? Intip Profil dan Biodata Analis Keamanan yang Jadi Sorotan Usai Paparkan Rencana Perdamaian Gaza

Baca juga: 115 Napi Risiko Tinggi Asal Sulsel dan Jatim Mendadak Dipindah ke Nusakambangan, Ditjenpas Perketat Pengawasan

Menurut laporan lapangan, terdapat temuan di mana fisik kemasan susu kotak cokelat tersebut sudah dalam kondisi memuai atau menggelembung secara tidak wajar, bahkan ada kemasan susu yang dilaporkan sempat pecah atau meletus sebelum sempat dikonsumsi oleh para anak didik. Hal tersebut menguatkan dugaan bahwa kondisi cairan susu di dalamnya telah mengalami kerusakan struktural atau basi.

Menanggapi peristiwa tersebut, Kepala SPPG Bogowanti, Putri Novitasari, secara terbuka membenarkan adanya insiden medis yang menimpa belasan siswa di SDN 1 Sendangrejo. Pihak manajemen SPPG mengakui bahwa terdapat temuan susu basi yang tidak sengaja terdistribusikan ke dalam paket penerima manfaat.

Meskipun demikian, pihak pengelola menegaskan bahwa berdasarkan pemeriksaan pada label kemasan karton, masa kedaluwarsa (expired date) dari produk susu UHT tersebut sebenarnya masih sangat lama, yaitu berlaku hingga awal tahun 2027.

Kerusakan kualitas susu diduga kuat dipicu oleh faktor kesalahan penempatan atau suhu ruang penyimpanan logistik yang kurang tepat di area gudang sehingga menyebabkan susu menjadi panas dan memuai.

Dinas Kesehatan Kabupaten Blora melalui Tim Kesehatan Lingkungan langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian serta area operasional dapur SPPG Bogowanti untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak).

Source:

Update Terbaru

RELATED POST