Wednesday 2nd of September 2026
×

Terungkap Menu MBG yang Sebabkan Ratusan Santri Keracunan di Sidoarjo, Diduga Hal Ini jadi Penyebab!

Terungkap Menu MBG yang Sebabkan Ratusan Santri Keracunan di Sidoarjo, Diduga Hal Ini jadi Penyebab!

--

ASCOMAXX.com - Seorang siswa dari Pondok Pesantren Manbaul Hikam mengungkapkan menu "Makanan Bergizi Gratis" (MBG) yang dikonsumsi para siswa sebelum mereka mengalami keracunan makanan pada hari Selasa (1 September 2026).

Menurut siswa tersebut, makanan MBG itu dibagikan pada siang hari. Menunya terdiri dari nasi putih, telur orak-arik, tempe bumbu Bali, tumis buncis, jagung muda, dan buah apel.


"Banyak yang diduga keracunan, santri MTs dan Aliyah. Yang banyak dilarikan ke IGD RSUD Notopuro Sidoarjo," ujar salah satu siswa.

Baca juga: Oknum Wartawan Peras Kepala Sekolah dan Guru di Sukabumi Viral, Modus Minta Uang Langganan Media!

Tak lama kemudian, sejumlah siswa mulai mengalami gangguan kesehatan, dengan keluhan pusing, sakit perut, mual, dan muntah. Para siswa yang terdampak kemudian dibawa ke berbagai fasilitas kesehatan, termasuk Puskesmas terdekat dan RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo.

Proses evakuasi terus berlangsung hingga malam hari. Mobil pribadi, ambulans milik Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan yayasan sosial, serta kendaraan sukarelawan terlihat keluar-masuk area pondok pesantren untuk mengangkut siswa ke fasilitas medis.

Warga setempat dan siswa lainnya juga turut membantu upaya evakuasi tersebut.

"Informasinya keracunan akibat menyantap makanan MBG," kata seorang warga yang membantu menangani situasi tersebut.

Bupati Membantah Kabar Meninggalnya Siswa

Bupati Sidoarjo Subandi membenarkan kejadian tersebut. Ia menyatakan bahwa para siswa yang membutuhkan penanganan medis sedang dirawat di tiga rumah sakit di Sidoarjo. Subandi memastikan bahwa tidak ada siswa yang meninggal dunia akibat kejadian ini.

Baca juga: Dugaan Korupsi Smartboard Disdik Kabupaten Bogor, KPK Kini Lakukan Penyelidikan Lanjut!

"Sudah tertangani dengan baik di tiga rumah sakit. Tidak ada yang meninggal seperti kabar, itu hoaks ya," tegasnya.

Saat ini, penyebab pasti gangguan kesehatan yang dialami para siswa tersebut masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST