Monday 2nd of November 2026
×

GEGER! BNNP dan Polda Sumut Musnahkan Ladang Ganja Seluas 5 Hektare di Mandailing Natal

GEGER! BNNP dan Polda Sumut Musnahkan Ladang Ganja Seluas 5 Hektare di Mandailing Natal

--

ASCOMAXX.com – Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai pemusnahan 5ha ladang ganja di Mandailing Natal yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi terbarunya!

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara bersama Polda Sumatera Utara dan sejumlah unsur gabungan berhasil menemukan sekaligus memusnahkan perkebunan ganja ilegal seluas kurang lebih lima hektare di Kabupaten Mandailing Natal.


Operasi yang berlangsung pada Sabtu, 31 Oktober 2026 tersebut dilakukan di kawasan perbukitan Tor Sihite, Desa Rao-Rao Dolok, Kecamatan Tambangan. Penemuan ladang terlarang itu berawal dari laporan masyarakat mengenai aktivitas penanaman ganja di kawasan pegunungan.

Baca juga: Komnas HAM Desak Propam dan Kompolnas Periksa Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo yang Diduga Lecehkan Santriwati

Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui penyelidikan oleh petugas BNN Kabupaten Mandailing Natal sebelum akhirnya dibentuk tim gabungan untuk melakukan penindakan langsung. Dalam operasi tersebut, petugas menemukan dua area perkebunan ganja yang lokasinya saling berdekatan.

Area pertama diperkirakan memiliki luas 4,5 hektare, sedangkan lokasi kedua berada sekitar 10 meter dari titik pertama dengan luas kurang lebih setengah hektare. Kawasan perkebunan tersebut berada pada ketinggian sekitar 1.170 meter di atas permukaan laut.

Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP Sumut, Kombes Pol Josua Tampubolon, mengungkapkan bahwa jumlah tanaman yang ditemukan diperkirakan mencapai 150.000 batang. Dengan asumsi setiap batang memiliki berat sekitar 200 gram, total berat kotor seluruh tanaman tersebut diperkirakan mencapai 30 ton.

Baca juga: Spekulasi Membabi Buta! Akun Brown Bear Mendadak Viral Usai Suket Ijazah Gibran Dibatalkan MA

"Selanjutnya Tim melaksanakan pemusnahan seluruh ladang ganja yang ditemukan dengan cara dicabut dan dibakar sampai habis," ujar Josua menjelaskan proses pemusnahan tanaman terlarang tersebut.

Pelaksanaan operasi tidak berjalan mudah karena petugas harus melewati jalur pegunungan yang terjal, licin, serta kawasan hutan. Tim mulai bergerak sekitar pukul 07.00 WIB dan baru tiba di lokasi pada pukul 14.00 WIB. Setelah proses penindakan selesai, perjalanan kembali dilakukan hingga malam hari.

Total waktu perjalanan pulang pergi diperkirakan mencapai 14 jam dengan bantuan lampu senter dan penerangan telepon genggam ketika kondisi hutan mulai gelap. BNNP Sumut memperkirakan pemusnahan ladang tersebut dapat mencegah potensi penyalahgunaan narkotika terhadap sekitar 600.000 orang.

Baca juga: Beasiswa KDM Untuk 1.000 Anak Jawa Barat Kuliah di ITB, Keluarga Kurang Mampu Diprioritaskan

Perkiraan itu dihitung berdasarkan jumlah tanaman yang berhasil ditemukan dan dimusnahkan. Operasi ini sekaligus menjadi bagian dari strategi aparat untuk menghentikan peredaran narkoba sejak dari lokasi produksinya.

Sementara itu, proses penyelidikan terhadap pihak yang diduga mengelola perkebunan tersebut masih berlanjut. Josua menyebutkan bahwa petugas telah memperoleh sejumlah informasi mengenai identitas orang-orang yang dicurigai terlibat, tetapi pengembangan kasus masih diperlukan.

Ketika tim tiba di lokasi, beberapa pondok yang berada di sekitar perkebunan ditemukan dalam keadaan kosong. Pihak BNNP Sumut juga meminta bantuan kepala desa dan tokoh masyarakat setempat untuk mendukung pengungkapan kasus.

Baca juga: Diamuk Massa Diduga Cabuli 9 Siswa, Oknum Guru Agama di Deli Serdang Diberhentikan Secara Tidak Hormat

Keterlibatan masyarakat dinilai penting mengingat lokasi perkebunan berada di kawasan terpencil yang sulit dijangkau. Aparat berharap informasi tambahan dapat membantu menemukan pihak yang bertanggung jawab atas aktivitas penanaman ganja tersebut.

Nah, demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat dan update berita terbaru hanya melalui website kami!

Source:

Update Terbaru

RELATED POST