Banjir Bandang Melanda Desa Cane Toa, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana Berhasil Evakuasi Warga
--
“Per malam ini, 23 Juli 2026, air kembali meluap di Desa Cane Toa. Tanggul yang telah dibuat dan sungai yang telah dinormalisasi kembali diterjang derasnya aliran sungai. Kami berharap kepada seluruh pihak yang berwajib agar dapat segera turun ke kampung kami,” ujar warga dalam rekaman video yang dilansir Nukilan, Jumat 24 Juli 2026.
Baca juga: Viral Arti Londo Ireng di Pidato Prabowo: 'Kita Negara Demokrasi, Kita Tidak Anti Kritik'
Melalui video tersebut juga terlihat kondisi permukiman yang telah digenangi air. Warga menyebut proses evakuasi sudah dilakukan lebih awal sehingga seluruh masyarakat berhasil dievakuasi sebelum debit air semakin tinggi.
“Alhamdulillah masyarakat telah kami evakuasi sebelum luapan sungai membesar. Hanya beberapa sepeda motor yang masih terjebak di dalam kampung,” ujar warga.
Rekaman lain memperlihatkan banjir merendam jalan desa dengan ketinggian air diperkirakan mencapai sekitar setengah badan orang dewasa. Sejumlah warga terdengar mengungkapkan kekhawatiran sebab banjir kembali terjadi di wilayah tersebut.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) hingga pukul 00.15 WIB, banjir mengakibatkan sejumlah rumah warga terendam. Jumlah warga terdampak masih dalam proses pendataan oleh petugas. BPBA juga melaporkan tidak terdapat korban jiwa maupun warga yang terpaksa mengungsi akibat peristiwa tersebut.
Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kabupaten Gayo Lues bersama aparat terkait telah turun ke lokasi sebagai upaya melakukan penanganan, pendataan awal korban terdampak, serta evakuasi apabila diperlukan. BPBA terus memantau perkembangan kondisi di Gayo Lues bersama BPBD kabupaten dan kota di seluruh Aceh guna mengantisipasi dampak lanjutan akibat cuaca ekstrem.