Dubes RI di Mesir Puji Beasiswa BAZNAS, Mahasiswa Diharapkan Untuk Balas Kepercayaan Rakyat
--
ASCOMAXX.com – Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai update beasiswa BAZNAZ yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi terbarunya!
Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir, Kuncoro Giri Waseso, menyampaikan apresiasi kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI atas komitmennya mendukung pendidikan mahasiswa Indonesia di kawasan Timur Tengah.
Penghargaan tersebut disampaikan dalam peluncuran Program Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Timur Tengah 2026 di Kairo, Mesir, pada Selasa, 27 Oktober 2026. Program ini diharapkan membantu mahasiswa mengembangkan kemampuan akademik sekaligus mempersiapkan diri untuk berkontribusi bagi Indonesia.
Kuncoro menilai program beasiswa tersebut menjadi langkah penting dalam menjaga keberlanjutan pendidikan generasi muda Indonesia di luar negeri. Menurutnya, dukungan yang diberikan BAZNAS tidak hanya membantu kebutuhan finansial mahasiswa, tetapi juga menunjukkan perhatian terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Ia menyampaikan, “Saya ingin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Baznas. Hari ini merupakan momen yang mulia bagi kita semua, khususnya teman-teman mahasiswa, karena Baznas telah menyiapkan bentuk apresiasi bagi mahasiswa berprestasi untuk semakin menunjang kegiatan dan proses belajar mereka.”
Dalam kesempatan itu, Kuncoro juga mengingatkan para penerima beasiswa agar memahami tanggung jawab di balik bantuan yang mereka terima. Dana yang digunakan untuk mendukung pendidikan tersebut berasal dari zakat masyarakat Indonesia sehingga harus dimanfaatkan secara sungguh-sungguh.
Baca juga: Polisi Gerebek Sarang Narkoba di Kampung Berlan Jakarta Timur, 8 Orang Berhasil Diamankan
Ia menegaskan, “Ketika menerima beasiswa, kalian juga menerima tanggung jawab untuk menjalankan amanah yang telah diberikan oleh bangsa dan rakyat Indonesia melalui Baznas agar kalian dapat menimba ilmu dengan sebaik-baiknya.”
Menurut Kuncoro, mahasiswa Indonesia yang belajar di luar negeri diharapkan tidak hanya mengejar pencapaian akademik, tetapi juga menjaga nama baik bangsa. Mereka perlu mengembangkan kompetensi, memperluas wawasan, serta menanamkan nilai-nilai positif selama menjalani pendidikan.
Ia berharap para penerima beasiswa kelak dapat menerapkan ilmu yang diperoleh untuk mendukung kemajuan masyarakat, baik ketika kembali ke Tanah Air maupun saat menjalankan profesi di negara lain. Pesan lain yang disampaikan Dubes RI tersebut berkaitan dengan pentingnya menjaga nilai moderasi.
Ia berharap mahasiswa yang menempuh pendidikan di Universitas Al-Azhar, Kairo, maupun perguruan tinggi lain di Timur Tengah dapat menjadi teladan dalam menyebarkan pemahaman keagamaan yang moderat. Nilai-nilai tersebut diharapkan tetap dibawa ketika mereka kembali ke Indonesia dan berkiprah di tengah masyarakat.
Program BCB Timur Tengah 2026 sendiri menargetkan 300 penerima dari mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di delapan negara, yaitu Mesir, Libya, Maroko, Tunisia, Turki, Suriah, Yordania, dan Yaman. Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk membantu mahasiswa melanjutkan studi sekaligus membentuk generasi yang unggul, berakhlak, dan memiliki daya saing internasional.
BAZNAS menyiapkan anggaran sekitar Rp8,16 miliar untuk pelaksanaan program selama dua tahun. Setiap penerima akan memperoleh bantuan uang saku Rp1 juta per bulan selama maksimal 24 bulan. Selain itu, tersedia fasilitas berupa seragam pakaian dinas harian, pendampingan melalui kegiatan mentoring bulanan, serta dukungan biaya untuk mengikuti kompetisi atau konferensi tertentu.
Dalam pesannya kepada mahasiswa, Kuncoro menekankan bahwa bantuan pendidikan tersebut merupakan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Ia mengingatkan bahwa terdapat harapan masyarakat yang menyertai setiap bantuan yang diterima mahasiswa.
“Amanah ini menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar pada masa mendatang. Di balik beasiswa yang kalian terima, terdapat harapan, keringat, dan doa rakyat Indonesia,” ujarnya.
Ia pun mendorong mahasiswa agar terus belajar dengan tekun, meningkatkan kemampuan, dan mempersiapkan diri untuk menjalankan pengabdian pada masa depan. Apresiasi dari perwakilan Indonesia di Mesir ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kesempatan memperoleh pendidikan harus diiringi komitmen untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
Nah, itu dia informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat dan update berita terbaru hanya melalui website kami!