Kronologi Pencopotan Purbaya di Kursi Menteri Keuangan, Diduga Berhubungan dengan APBN?
--
ASCOMAXX.com - Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia yang baru pada hari Senin (14 September), menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Sebelumnya, Suahasil menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan, bekerja bersama Purbaya.
Suahasil dilantik di Istana Negara, Jakarta, pada Senin sore. Penunjukannya sebagai Menteri Keuangan baru menandai perombakan kabinet keenam sejak Prabowo menjabat sebagai presiden.
Baca juga: RIIZE Comeback Oktober 2026 dengan Musik Baru dan Siapkan Perilisan Full Album di 2027
Suahasil menyatakan bahwa menjaga pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang sehat dan kredibel akan menjadi prioritasnya setelah dilantik oleh Presiden.
Ia menyebutkan bahwa Prabowo telah menginstruksikannya untuk mengawal pengelolaan dan kredibilitas anggaran negara, mengingat keuangan negara merupakan instrumen krusial dalam pelaksanaan program-program prioritas pemerintah.
"Arahan khusus dari Bapak Presiden adalah untuk menjaga keuangan negara, artinya, menjaga kesehatan menjaga kredibilitas dari keuangan negara tersebut," ujar Suahasil usai upacara pelantikan di Istana Negara pada hari Senin.
Menurut Nicky Fahrizal, peneliti di Centre for Strategic and International Studies (CSIS), pergantian menteri keuangan ini mencerminkan kesadaran pemerintah akan kerentanan ekonomi nasional yang kian meningkat.
Namun, ia menilai tantangan yang dihadapi Suahasil tidak hanya terletak pada menjaga stabilitas ekonomi, tetapi juga pada upaya menghidupkan kembali pertumbuhan daerah dan melakukan konsolidasi fiskal melalui restrukturisasi anggaran negara.
Kabar mengenai perombakan kabinet telah beredar di media sejak Senin sore, sebelum pelantikan Suahasil berlangsung. Indikasi tersebut semakin menguat menyusul pernyataan dari Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno.
Saat berbicara kepada wartawan, Pratikno membenarkan adanya agenda yang melibatkan undangan terkait pelantikan.
Meskipun Pratikno tidak memberikan rincian spesifik mengenai acara tersebut, situasi menjadi lebih jelas setelah para jurnalis di kompleks Istana Negara melihat kedatangan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara.
Ia tiba di kompleks Istana Negara sekitar pukul 14.45 WIB (Waktu Indonesia Barat). Suahasil hanya memberikan tanggapan singkat.
"Saya memang ditelepon, diminta ke Istana," kata Suahasil.
Laporan yang beredar saat itu mengindikasikan bahwa posisi Menteri Keuangan, yang kala itu dijabat oleh Purbaya Yudi, akan diambil alih oleh Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara.
Respon Purbaya
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dikabarkan menghadiri rapat kerja dengan Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) pada Senin pagi (14 September). Dalam rapat tersebut, Purbaya menjelaskan bahwa kondisi ekonomi Indonesia tetap baik.
"Di tengah ketidakpastian global saat ini, perekonomian Indonesia masih tetap terjaga," ujarnya dalam rapat yang berlangsung di kompleks DPD RI, Senayan, Jakarta, pada hari Senin.
Ia menyebutkan bahwa ekonomi Indonesia terus tumbuh, inflasi tetap terkendali, dan neraca perdagangan berada dalam kondisi sehat. Saat berada di DPD RI, Purbaya terlihat menerima panggilan telepon dari seseorang yang ia sapa dengan sebutan "Bapak".
"Halo Pak. Iya, siap-siap. Saya masih di DPD, Pak," kata Purbaya saat menerima panggilan tersebut.
Usai menerima panggilan itu, Purbaya meninggalkan gedung DPD. Tak lama kemudian, pemerintah mengumumkan pergantian dirinya dari posisi Menteri Keuangan di Istana Negara.