Saturday 12th of September 2026
×

Tetap Waspada! Gempa M 6,2 Mengguncang Timur Laut Maluku dan Sekitarnya BMKG Pastikan Tidak Ada Potensi Tsunami

Tetap Waspada! Gempa M 6,2 Mengguncang Timur Laut Maluku dan Sekitarnya BMKG Pastikan Tidak Ada Potensi Tsunami

--

ASCOMAXX.com Berikut ini akan kami sampaikan informasi mengenai gempa M 6,2 di Timur Laut Maluku yang wajib kamu tahu. Simak informasi selengkapnya yang sudah kami rangkum di sini!

Baru-baru ini gempa bumi tektonik bermagnitudo 6,2 mengguncang wilayah Maluku Barat Daya, Maluku, pada Jumat (11/9/2026) malam. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa tersebut berpusat di Laut Banda, dengan lokasi sekitar 166 kilometer arah timur laut Maluku Barat Daya.


Baca juga: Ini Motif Upaya Bunuh Diri Mahasiswa FK UB, Tidak Ada Masalah Akademik Diduga Persoalan Asmara Jadi Penyebabnya

Gempa M 6,2 Mengguncang Timur Laut Maluku

Dilansir dari keterangan awal BMKG, gempa terjadi pada pukul 18.56 WIB atau 19.56 WITA. Pusat gempa berada di koordinat 7,44 Lintang Selatan dan 129,11 Bujur Timur, dengan kedalaman 143 kilometer.

"Update Info Gempa Mag:6.2, 11-Sep-26 18:56:24 WIB, Lok:7.44 LS,129.11 BT (166 km TimurLaut MALUKUBRTDAYA), Kedlmn:143 Km, Dirasakan di Tiakur III MMI," tulis BMKG dalam informasi resminya.

Berdasarkan analisis BMKG, gempa Maluku Barat Daya termasuk gempa menengah yang dipicu aktivitas subduksi di kawasan Laut Banda. Mekanisme sumber gempa disebut berupa pergerakan naik atau thrust fault.

Subduksi merupakan proses ketika satu lempeng tektonik bergerak dan menunjam ke bawah lempeng lainnya. Aktivitas pada zona tersebut dapat memicu pelepasan energi yang kemudian dirasakan sebagai gempa bumi.

Guncangan gempa M6,2 dilaporkan dirasakan di sejumlah wilayah. BMKG mencatat intensitas IV MMI di Amahai, Damer, dan Pulau-Pulau Babar. Sementara itu, Saumlaki dan Tiakur merasakan getaran dengan intensitas III MMI.

Getaran gempa juga dilaporkan terasa hingga sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur dan Timor Leste. Namun, hingga informasi tersebut disampaikan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut.

BMKG Pastikan Tidak Ada Potensi Tsunami

BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Meski demikian, lembaga tersebut mengingatkan bahwa informasi awal gempa mengutamakan kecepatan penyampaian, sehingga hasil pengolahan data masih dapat berubah seiring bertambahnya data yang diterima.

Sebelum gempa M6,2, BMKG juga mencatat gempa bermagnitudo 5,1 di Laut Timor pada Jumat (11/9/2026) pukul 01.44 WIB. Gempa tersebut tergolong dangkal dengan kedalaman 36 kilometer dan berjarak sekitar 65 kilometer arah tenggara Maluku Barat Daya.

Guncangan gempa Laut Timor dirasakan dengan intensitas IV MMI di Moa Lakor, Pulau Leti, dan Pulau Lakor. Kendati demikian, belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa yang dikaitkan dengan kejadian tersebut.

Baca juga: Sidang Richard Lee Memanas! Kuasa Hukum Soroti Sanksi Pelanggaran Label Suplemen

Gempa lain kemudian terjadi di daratan Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, pada Sabtu (12/9/2026) pukul 02.43 WIB. Gempa bermagnitudo 3,8 itu berpusat di koordinat 7,26 LS dan 109,91 BT, dengan kedalaman 10 kilometer. Lokasinya berada sekitar 12 kilometer arah utara Kota Wonosobo.

BMKG menghimbau masyarakat untuk tetap tenang, menghindari bangunan yang retak atau rusak, serta mengikuti pembaruan informasi melalui kanal resmi BMKG. Warga juga diminta mewaspadai kemungkinan gempa susulan.

Tips Menghadapi Situasi Pasca Gempa

Setelah gempa, masyarakat perlu melakukan beberapa langkah untuk menjaga keselamatan:

  1. Berikan pertolongan pertama jika ada yang terluka, dan segera hubungi layanan darurat apabila diperlukan.
  2. Jangan memasuki rumah atau gedung yang mengalami keretakan, kemiringan, atau kerusakan struktural sebelum dinyatakan aman.
  3. Pastikan tidak ada kebocoran gas, kabel listrik terputus, atau sumber api yang dapat memicu kebakaran.
  4. Simpan air minum, makanan, obat-obatan, senter, dan dokumen penting di tempat yang mudah dijangkau.
  5. Ikuti perkembangan dari BMKG, BPBD, dan pemerintah setempat. Hindari menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
  6. Jika guncangan kembali terjadi, lindungi kepala, jauhi benda yang mudah jatuh, dan menuju tempat aman setelah kondisi memungkinkan.

Kami harap informasi yang disampaikan di atas bisa membantu kamu mengulas mengenai gempa M 6,2 di Timur Laut Maluku. Mari kita berdoa semoga korban yang terdampak bisa segera pulih dari bencana ini dan mendapatkan penanganan serta pertolongan secepatnya! 

Source:

Update Terbaru

RELATED POST