Wednesday 9th of September 2026
×

GEGER! Video CCTV 21 Detik Kepala Sekolah dan Guru Pekalongan Viral Media Sosial, Disdikbud Beri Penjelasan

GEGER! Video CCTV 21 Detik Kepala Sekolah dan Guru Pekalongan Viral Media Sosial, Disdikbud Beri Penjelasan

--

ASCOMAXX.com – Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai video viral kepsek dan guru yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi terbarunya!

Media sosial kembali diramaikan oleh rekaman CCTV berdurasi sekitar 21 detik yang dikaitkan dengan dua tenaga pendidik di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Rekaman tersebut memperlihatkan dugaan tindakan tidak pantas di lingkungan sekolah dan kemudian menyebar luas melalui media sosial. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pekalongan telah memberikan klarifikasi mengenai kasus tersebut.


Kepala Disdikbud Kabupaten Pekalongan, Kholid, membenarkan bahwa dua orang yang disebut dalam rekaman tersebut merupakan seorang kepala sekolah dan guru. Menurutnya, kejadian yang menjadi perhatian itu berlangsung pada awal Agustus 2026.

Baca juga: Kode Blox Fruits Roblox Terbaru 2026 yang Masih Aktif, Ada Bonus 2x EXP hingga Reset Stat

"Keduanya memang kepala sekolah dan guru. Informasinya itu awal Agustus. Oknum kepala sekolah langsung kita copot dan 'kandangkan' di dinas. Untuk oknum gurunya sudah kita pindah ke tempat yang jauh," kata Kholid.

Kasus tersebut sebenarnya bukan baru diketahui setelah rekaman menyebar di internet. Kholid menyebut kabar mengenai kedekatan kedua tenaga pendidik itu sebelumnya telah cukup lama menjadi pembicaraan di lingkungan sekolah. Karena itu, pihak sekolah kemudian mengambil inisiatif memasang kamera pengawas untuk mengetahui kebenaran informasi tersebut.

"Yang pasang kamera CCTV inisiatif sendiri karena isu hubungan keduanya kan sudah lama beredar," ujar Kholid.

Setelah rekaman tersebut diketahui, Disdikbud mengambil tindakan terhadap keduanya. Kepala sekolah dicopot dari jabatannya dan ditempatkan sementara di kantor dinas, sedangkan guru yang bersangkutan dipindahkan ke tempat tugas lain. Kedua pihak diketahui telah memiliki keluarga masing-masing.

Baca juga: Menteri Purbaya Soroti Usulan Perampasan Aset bagi Penunggak Pajak, Minta Ada Batasan Jelas

Penanganan kasus belum berhenti pada sanksi awal tersebut. Disdikbud masih menunggu keputusan pimpinan daerah mengenai kemungkinan pemberian hukuman tambahan kepada kedua tenaga pendidik yang terlibat.

"Untuk sanksi selanjutnya masih menunggu disposisi pimpinan, apakah itu diturunkan jabatannya satu tingkat atau sanksi lainnya," ujar Kholid.

Kasus ini mendapat perhatian besar karena rekaman tersebut melibatkan tenaga pendidik dan terjadi di lingkungan sekolah. Pihak Disdikbud berharap persoalan tersebut menjadi bahan evaluasi agar guru maupun kepala sekolah tetap menjaga profesionalitas, integritas, serta nama baik institusi pendidikan.

Peringatan konten sensitif: Rekaman yang mengandung unsur seksual atau privasi pribadi sebaiknya tidak ditonton ulang, diunduh, disimpan untuk disebarluaskan, maupun dibagikan melalui media sosial atau aplikasi pesan.

Baca juga: Cek Harga dan Spesifikasi Oppo Find X10 Info A1 Sebut Seri Ini DIbekali Dengan 3 Kamera 200MP dan Dimensity 9500

Penyebaran konten intim tanpa persetujuan dapat merugikan pihak yang terlibat dan berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum. Masyarakat cukup mengikuti informasi resmi mengenai penanganan kasus tanpa ikut menyebarkan rekamannya.

Nah, demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat dan update berita terbaru hanya melalui website kami!

Source:

Update Terbaru

RELATED POST