Thursday 3rd of September 2026
×

Buntut Sakit Hati, Ini Modus SDS Kemas Jasad Wanita dalam Kardus hingga Buat Sopir Curiga

Buntut Sakit Hati, Ini Modus SDS Kemas Jasad Wanita dalam Kardus hingga Buat Sopir Curiga

--

ASCOMAXX.com – Misteri penemuan mayat wanita di dalam kardus yang menggegerkan warga Jalan Terusan Suryani, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, akhirnya terungkap sepenuhnya. Pihak Satreskrim Polrestabes Bandung berhasil meringkus pelaku berinisial SDS (31).

Dari hasil pemeriksaan mendalam, terungkap bahwa motif pembunuhan sadis terhadap korban Siti Maimunah (41) dipicu oleh rasa sakit hati akibat cekcok asmara dan masalah finansial.


Kapolrestabes Bandung menjelaskan bahwa tindakan keji ini dilakukan pelaku di dalam kamar kontrakan korban di kawasan Andir. Setelah memastikan korban tidak lagi bernyawa akibat penganiayaan fisik, pelaku SDS tidak langsung menyerahkan diri. Ia justru merancang modus operandi yang rapi untuk menyembunyikan jasad korban dan membuangnya ke lokasi sepi guna menghilangkan jejak dari endusan aparat penegak hukum.

Baca juga: Kronologi Ratusan Santri Sidoarjo Keracunan MBG, Puluhan Ambulance Dikerahkan Hingga Tuai Kecaman Netizen!

Modus Pengemasan Jasad Menggunakan Kardus Paket

Demi mengelabui warga di sekitar lingkungan kontrakan, pelaku SDS mencari sebuah kardus besar yang biasa digunakan untuk membungkus barang-barang logistik elektronik. Pelaku kemudian melipat tubuh korban secara paksa agar muat masuk ke dalam ruang kardus yang terbatas. Setelah tubuh korban berada di dalam, pelaku melilitkan lakban plastik berukuran tebal secara berlapis-lapis di seluruh permukaan luar kardus.

Untuk memperkuat bungkusan agar tidak jebol saat diangkat, pelaku mengikatnya dengan sangat kencang menggunakan seutas tali rafia plastik berwarna biru. Secara visual, penampakan bungkusan maut tersebut benar-benar menyerupai sebuah paket kiriman ekspedisi harian yang rapi dan siap dikirim. Modus ini terbukti sempat berhasil menipu warga sekitar kontrakan.

Pelaku dengan sangat tenang bahkan sempat meminta bantuan dua orang tetangga kontrakan untuk membantu menggotong kardus yang sangat berat tersebut turun dari kamar lantai atas.

Saat para saksi merasa curiga dengan bobot paket yang tidak wajar serta adanya aroma aneh, pelaku SDS berdalih dengan wajah tanpa dosa. Ia berbohong dan mengklaim bahwa kardus tersebut hanya berisi tumpukan besi tua, suku cadang bekas, dan pakaian-pakaian lama milik korban yang hendak dipindahkan ke tempat lain.

Kecurigaan Sopir Pikap Online Bongkar Siasat Pelaku

Siasat licik pelaku SDS mulai menemui jalan buntu ketika ia memutuskan untuk membuang jasad tersebut ke lokasi yang jauh. Pelaku menggunakan aplikasi daring untuk menyewa jasa mobil pikap angkutan barang bernomor polisi D 8683 EV yang dikemudikan oleh seorang sopir bernama Tegar. Kardus berisi mayat wanita tersebut kemudian dinaikkan ke atas bak belakang mobil pikap.

Pelaku meminta sopir untuk melajukan kendaraan dengan rute awal dari wilayah Andir menuju ke arah kawasan Kopo. Namun, di tengah perjalanan, kecurigaan sang sopir mulai timbul secara drastis. Tegar mencium aroma busuk yang sangat menyengat dan tidak wajar keluar dari arah bak belakang mobilnya, padahal perjalanan baru berlangsung beberapa kilometer.

Baca juga: Terungkap Menu MBG yang Sebabkan Ratusan Santri Keracunan di Sidoarjo, Diduga Hal Ini jadi Penyebab!

Merasa ada yang tidak beres, Tegar langsung menepikan kendaraan di pinggir jalan dan mencecar pelaku SDS yang duduk di bangku penumpang depan mengenai isi paket yang sebenarnya. Karena panik alibinya sebagai paket besi dan pakaian bekas mulai terbongkar oleh sang sopir, pelaku SDS mendadak meminta kendaraan dihentikan secara paksa di tengah jalan sebelum area lampu merah Pasir Koja.

Dengan tergesa-gesa, pelaku SDS menurunkan sendiri kardus seberat puluhan kilogram itu dari bak pikap. Ia kemudian menggelindingkan kardus berisi jasad korban tersebut ke tepi jalan di depan pintu gerbang sebuah pabrik kosong di pertigaan Jalan Terusan Suryani, Babakan Ciparay. Pelaku langsung melarikan diri membaur di tengah keramaian sebelum akhirnya berhasil ditangkap polisi di dalam bus saat mencoba kabur menuju Pulau Sumatra. Sementara itu, sopir pikap yang ketakutan langsung melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi terdekat.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST