Rekam Jejak dr. Muhammad Iqbal, Sp.OG, Dokter Spesialis yang Dinonaktifkan Kirana Clinic Terkait Kasus DM Seksual Viral
--
ASCOMAXX.com -Jagad media sosial dihebohkan oleh tangkapan layar (screenshot) percakapan bermuatan asusila yang diduga dilakukan oleh seorang tenaga medis profesional. Publik pun ramai mencari tahu tentang **siapa Muhammad Iqbal**, oknum dokter spesialis obstetri dan ginekologi (Obgyn) atau dokter kandungan asal Provinsi Bengkulu yang namanya mendadak viral setelah dituding mengirimkan pesan tidak pantas (direct message/DM) bernada pelecehan seksual verbal kepada seorang perempuan.
Sorotan tajam netizen membuat instansi tempatnya bekerja mengambil tindakan taktis. Kasus dugaan pelanggaran etika digital ini memicu sanksi administratif berupa penonaktifan sementara dari jadwal pelayanan medis di klinik tempatnya berpraktik di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu. Langkah investigasi internal juga tengah bergulir demi menjaga muruah dunia kedokteran Indonesia.
Baca juga: Cek Pinjol Resmi OJK September 2026 Paling Aman, Inilah Syarat Hingga Ketentuan Pinjaman!
Profil dan Rekam Jejak Karier Medis dr. Muhammad Iqbal
Berdasarkan data resmi keanggotaan profesi dan registrasi nakes, pria yang memiliki nama lengkap beserta gelar **dr. Muhammad Iqbal, Sp.OG** merupakan seorang dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan. Sebagai seorang klinisi spesialis, ia terdaftar secara sah sebagai anggota aktif Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Bengkulu serta Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI).
Karier praktiknya di Bengkulu tersebar di beberapa fasilitas kesehatan utama. Dokter Muhammad Iqbal diketahui aktif melayani pasien dan ibu hamil di wilayah Curup, Kabupaten Rejang Lebong.
Namanya tercatat sebagai salah satu dokter spesialis andalan di Kirana Clinic Curup. Kompetensinya meliputi penanganan program kehamilan, pemeriksaan ultrasonografi (USG), persalinan, hingga penanganan masalah sistem reproduksi wanita, menjadikannya figur yang cukup dikenal oleh masyarakat lokal sebelum kasus ini mencuat.
Kasus yang mencoreng reputasi profesional dr. Muhammad Iqbal ini bermula ketika seorang pengguna media sosial perempuan mengunggah potongan gambar percakapan pribadi.
Korban mengaku dikirimi pesan DM teks melalui akun Instagram pribadi milik sang dokter kandungan yang substansinya dinilai sangat vulgar, jorok, dan merendahkan martabat perempuan. Unggahan tersebut dengan cepat menyebar secara berantai ke platform media sosial lain seperti Threads dan TikTok, hingga memicu kemarahan publik.
Baca juga: Link Video Mahasiswa KKN Cianjur Full Durasi Viral, Isinya yang Tuai Kontroversi Kini Banyak Diburu!
Tindakan Tegas Penonaktifan oleh Manajemen Kirana Clinic
Merespons kegaduhan besar yang terjadi di ruang digital, manajemen Kirana Clinic Curup langsung mengambil langkah tegas demi menjaga integritas institusi. Melalui Surat Klarifikasi Resmi nomor 1184/SKM/KC/IX/2026 yang diterbitkan pada awal September 2026, pihak manajemen membenarkan bahwa dr. Muhammad Iqbal, Sp.OG berstatus sebagai dokter mitra di klinik mereka.
Manajemen menegaskan bahwa tindakan mengirimkan pesan teks tersebut sepenuhnya merupakan ranah dan tanggung jawab pribadi yang bersangkutan, serta terjadi di luar area operasional pelayanan medis Kirana Clinic. Kendati terjadi di ranah privat, manajemen menyatakan tidak menoleransi segala bentuk perilaku yang melanggar norma kesopanan dan kode etik.
Sebagai konsekuensinya, manajemen Kirana Clinic resmi memberlakukan sanksi **penonaktifan sementara** terhadap dr. Muhammad Iqbal dari seluruh jadwal operasional klinik hingga batas waktu yang belum ditentukan. Langkah pembebasan tugas ini diambil untuk memberikan waktu bagi pihak manajemen, IDI, dan POGI dalam melakukan investigasi menyeluruh serta menuntut klarifikasi tertulis dari dokter yang bersangkutan guna memastikan kebenaran fakta atau adanya kemungkinan peretasan akun oleh pihak ketiga.