Thursday 23rd of July 2026
×

Profil Dea Arranoya, Anak Pejabat Gayo Lues yang Viral Akibat Konten Flexing yang Bikin Ayahnya Mundur dari Jabatan

Profil Dea Arranoya, Anak Pejabat Gayo Lues yang Viral Akibat Konten Flexing yang Bikin Ayahnya Mundur dari Jabatan

--

Profil Viral Dea Arranoya

Berikut adalah rangkuman profil dan biodata lengkap dari Dea Arranoya:
  • Nama Lengkap: Dea Arranoya
  • Asal Daerah: Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, Indonesia
  • Pekerjaan/Status: Mahasiswa aktif (belum bekerja secara profesional).
  • Nama Ayah: Nevirizal (Nevi Rizal).
  • Jabatan Terakhir Ayah: Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Gayo Lues. Ayahnya juga pernah mengemban amanah sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah (Sekda) Gayo Lues.

Baca juga: Jadi Sorotan! Eriska Nakesya Mantan Istri Young Lex Hamil Lagi, Begini Tanggapan Sang Rapper Usai Dicecar Netizen

Baca juga: Congrats! Akhirnya Iben MA Lamar Natasha Abigeyl Usai 11 Tahun Pacaran, Acara Nikahan Dinantikan Netizen


Baca juga: Viral Sejumlah Gerai Mie Gacoan di Surabaya Disegel, Alasannya Bikin Netizen Geleng-Geleng Kepala

Nama Dea mencuat ke permukaan setelah akun TikTok miliknya memicu kontroversi luas akibat dua hal utama:
  1. Gaya Hidup Mewah (Flexing): Ia kedapatan mengunggah konten yang memamerkan liburan ke berbagai negara di Eropa dan Asia bersama keluarga, serta sempat melontarkan tantangan bermuatan "adu ekonomi" kepada pengguna internet.
  2. Dugaan Penimbunan BBM: Di salah satu unggahan videonya, terlihat deretan 15 jeriken besar berisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di area rumahnya. Unggahan ini dinilai tidak etis karena dilakukan saat warga Gayo Lues sedang berjuang memulihkan perekonomian pascabencana alam.

Meski permintaan maaf telah disampaikan, sanksi sosial tetap berjalan. Imbas dari kegaduhan yang ditimbulkan oleh aktivitas digital sang anak, Nevirizal selaku ayah secara kesatria mengambil keputusan besar dengan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Asisten I Setdakab Gayo Lues. Profil Dea Arranoya kini menjadi alarm keras mengenai pentingnya etika bermedia sosial bagi keluarga pejabat publik di Indonesia.

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi para pejabat publik dan keluarga mereka untuk lebih mawas diri dalam bersikap di ruang digital. Transparansi informasi dan ketajaman sanksi sosial dari warganet kini terbukti mampu menjadi alat kontrol yang efektif terhadap perilaku aparat sipil negara beserta keluarganya.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST