Gelombang PHK Karyawan TikTok-Tokopedia yang Terjadi Besar-Besaran, Manajemen Ungkap Alasan Restrukturisasi Organisasi
--
ASCOMAXX.com - PT Tokopedia secara resmi mengonfirmasi adanya kebijakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap sejumlah karyawannya pasca-rampungnya proses akuisisi oleh TikTok.
Langkah efisiensi ini diambil sebagai bagian dari strategi restrukturisasi organisasi demi menyelaraskan tujuan bisnis setelah integrasi penuh antara platform e-commerce Tokopedia dengan fitur TikTok Shop . Kebijakan ini berdampak pada sejumlah divisi kerja yang dinilai memiliki fungsi tumpang tindih (redundancy).
Alasan Resmi Manajemen Melakukan PHK
Direktur Corporate Affairs Tokopedia dan TikTok E-commerce, Nuraini Razak, memaparkan bahwa keputusan melakukan perampingan struktur organisasi ini terpaksa diambil demi memastikan pertumbuhan bisnis perusahaan tetap berjalan secara berkelanjutan .
Pihak manajemen melakukan tinjauan mendalam (review) terhadap struktur tim pasca-merger untuk mengidentifikasi area-area yang memerlukan penguatan serta area yang mengalami duplikasi peran.
Duplikasi fungsi ini paling banyak ditemukan pada klaster divisi pendukung, seperti tim pemasaran (marketing), operasional harian, rekrutmen sumber daya manusia (HR), serta tim hubungan masyarakat (PR). Manajemen menegaskan bahwa PHK ini murni merupakan keputusan bisnis untuk menciptakan efisiensi operasional, bukan didasari oleh penurunan kinerja individu para karyawan.