Arisan Bodong di Kediri Viral, Istri Polisi Diduga jadi Dalang Kasus Peggelapan Dana Miliaran Rupiah!
--
ASCOMAXX.com - Diduga Istri seorang polisi di Kediri, Yesi Maharani, atau YM, diduga menjalankan skema arisan (lotere) dan investasi palsu. Rumahnya di Desa Kertosari, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, digerebek oleh puluhan warga pada Kamis (25 Juni 2026).
Yesi dituduh memanipulasi data menggunakan nama samaran untuk pemenang dan menggunakan identitas fiktif dalam sistem pencairan dana arisan. Menurut para korban, skema arisan dan investasi online ini telah berjalan selama setahun dan awalnya berjalan lancar.
Arisan tersebut diketahui menggunakan sistem lotere dengan aplikasi roda putar yang memiliki empat kategori hadiah, mulai dari ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah. Namun, muncul kejanggalan ketika para peserta secara mandiri menyelidiki daftar pemenang yang secara rutin diumumkan di grup WhatsApp.
"Awalnya lancar, tapi belakangan muncul kejanggalan saat pengocokan. Kami curiga uangnya justru masuk ke kantong owner sendiri. Setelah kami telusuri, beberapa nama yang diumumkan sebagai pemenang diduga kuat fiktif dan bukan anggota asli," kata salah satu korban, Shinta (28), seperti dilaporkan Kompas.com.
Korban lain, yang diidentifikasi sebagai G, dari Desa Deyeng, Kecamatan Ringinrejo, juga memberikan keterangan. Ia mengatakan bahwa selama proses mediasi, terungkap bahwa dari tujuh putaran arisan (tabungan sosial) Rp35 juta yang telah berlangsung, empat pemenang diduga merupakan nama palsu yang dibuat oleh Yesi Maharani.
Baca juga: Ruben Onsu Tak Terima Diawasi Giorgio Antonio Saat Bertemu Anak, Singgung Status Orang Tua Kandung
"Yang benar-benar menerima dari anggota asli itu hanya dua orang. Sisanya diduga nama fiktif semua. Kalau mau diteruskan jelas kami berat karena dananya sengaja ditarik kembali oleh pengelola," kata G.