Depresi Berat Hingga Gantung Diri, Kematian Dokter Icha Diduga Setelah Diintimidasi 2 Anggota DPRD TTU!
--
ASCOMAXX.com - Keluarga Dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni, alias Dr. Icha, mengungkapkan bahwa sebelumnya, beliau menjalani pemeriksaan kesehatan mental setelah diduga diintimidasi oleh dua anggota DPRD TTU, NTT.
Dr. Icha diduga mengalami depresi berat, yang menyebabkannya bunuh diri dengan gantung diri pada Jumat (26 Juni 2026).
"Ditemukan gantung diri di lantai dua sekitar pukul 17.55 Wita," kata pamannya sekaligus juru bicara keluarga, Fabianus Banase, saat ditemui di rumah duka RSS Baumata, Kabupaten Kupang, Sabtu (27 Juni 2026).
Fabianus menyatakan bahwa Dr. Icha menjalani pemeriksaan kesehatan mental setelah kejadian tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Dr. Icha dikatakan mengalami guncangan psikologis berat.
"Dari hasil pemeriksaan kesehatan jiwa, almarhum ini mengalami guncangan hebat hingga melakukan percobaan bunuh diri," katanya.
Dr. Icha menjalani perawatan medis selama enam hari mulai 15 Juni 2026. Ia dipulangkan pada 21 Juni 2026, dan saat ini menjalani perawatan rawat jalan.
"Kami berharap seluruh tenaga medis dapat memperoleh perlindungan sehingga dapat menjalankan tugas kemanusiaan dengan aman," kata Fabianus.
Keluarga meminta masyarakat untuk menghormati privasinya dan tidak berspekulasi tentang penyebab kematiannya.
Kronologi Dugaan Intimidasi
Sebelumnya, Dr. Icha dinyatakan meninggal pada Jumat malam (26 Juni 2026) setelah menjalani perawatan intensif.