Thursday 16th of April 2026
×

Profil Dwi Yoga Ambal Ajudan Bupati Tulungagung, Lulusan IPDN Kini Ikut Terjaring KPK!

Profil Dwi Yoga Ambal Ajudan Bupati Tulungagung, Lulusan IPDN Kini Ikut Terjaring KPK!

--

ASCOMAXX.com - Dwi Yoga Ambal tiba-tiba menjadi tokoh penting menyusul operasi rahasia Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo.

Penasihat tersebut, lulusan angkatan ke-25 Institut Nasional Hubungan Masyarakat (IPDN), menjadi sorotan bukan hanya karena menjadi tersangka, tetapi juga karena perilaku arogan dan otoriter yang terkenal di dalam pemerintahan daerah Tulungagung (Pemkab).


Yoga, yang dianggap sebagai "operator" Bupati, sering memperlakukan kepala departemen sebagai bawahan ketika menjalankan misi penggalangan dana.

Baca juga: Clara Shinta Gugat Cerai Suami Viral, Usai Video Call Nakal dengan Selebgram Indah Tersebar!

Baca juga: Kasus Pelecehan Seksual di Mempawah Viral, Bos Warung Lakukan Aksi Tak Senonoh pada Karyawati!

Profil Dwi Yoga Ambal

Dwi Yoga Ambal didakwa bersama Bupati Gatut Sunu Wibowo, dan keduanya telah ditahan di Pusat Penahanan KPK sejak Sabtu (11 April 2026). Yoga adalah alumni MAN 2 Tulungagung dan lulusan angkatan ke-25 IPDN.

Karier Yoga dimulai saat ia ditugaskan di Jawa Tengah, di mana ia bertugas sebagai penasihat di Kabupaten Rembang. Pada pertengahan tahun 2023, Yoga dipindahkan ke Pemerintah Kabupaten Tulungagung, bekerja di Divisi Protokol dan Komunikasi Kepemimpinan (Prokopim).

Setelah pelantikan Gatut Sunu Wibowo pada Februari 2025, Yoga terpilih sebagai penasihat bupati.

Terkenal dengan Arogansinya

Selama masa jabatannya, Dwi Yoga dikenal sebagai agen Gatut Sunu. Beberapa kepala Organisasi Aparatur Daerah (ROO) di Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyebut Yoga sebagai pengumpul bupati.

Setiap kali Gatut Sunu meminta uang dari kepala ROO, Yoga yang mengumpulkannya. Sikap Yoga dalam peran ini dianggap arogan dan tidak sopan.

"Dia itu kan masih sekelas staf, tapi sama kepala OPD sikapnya kurang ajar. Kepala OPD seperti bawahannya," kata seorang kepala departemen.

Yoga sering menelepon dengan nada arogan, konon karena merasa berada di posisi strategis sebagai orang kepercayaan Bupati. Yoga bahkan membandingkan dirinya dengan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya.

Baca juga: Clara Shinta Gugat Cerai Suami Viral, Usai Video Call Nakal dengan Selebgram Indah Tersebar!

"Sikapnya itu yang membuat banyak kepala OPD benci sama dia. Makanya sekarang banyak yang senang dia jadi tersangka," lanjut sumber tersebut.

Selain sebagai pegawai negeri sipil, Yoga juga merupakan direktur program mentoring di sekolah persiapan pegawai negeri sipil bernama Catalyst, yang ditujukan bagi siswa yang tertarik dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Nasional Indonesia (POLRI), dan sekolah-sekolah pegawai negeri sipil.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST