Profil Muliandy Nasution Pimpinan Garuda TV, Tewas Kecelakaan Ternyata Suami Desainer Kenamaan!
--
ASCOMAXX.com - Muliandy Nasution merupakan bos Garuda TV yang tewas dalam kecelakaan di Bangka Belitung. Kematian mendadak meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga hingga industri media.
Commercial Director Garuda TV, Muliandy Nasution, meninggal dunia dalam kecelakaan di jalan Pangkalpinang-Mentok, desa Terentang, distrik Bangka Barat, pulau Bangka Belitung, pada Sabtu (10 Januari 2026).
Baca juga: Apakah Bermain TheoTown Bisa Offline? Cek Jawaban Beserta Cara Main Tanpa Internet!
Kepala Polisi AKBP Bangka Barat, Pradana Aditya Nugraha, membenarkan kecelakaan fatal tersebut. Ia menjelaskan bahwa semuanya bermula ketika pimpinan Garuda TV tersebut berada di dalam mobil Nissan Serena berwarna abu-abu.
Mobil tersebut sedang melaju dari Pangkalpinang ke Mentok. Pengemudi mencoba menyalip kendaraan di depannya. Namun, sebuah truk datang dari arah berlawanan, sehingga tabrakan tidak dapat dihindari. Muliandy Nasution meninggal di tempat kejadian.
"Korban meninggal dunia, posisinya duduk di belakang sopir, meninggal langsung di TKP kita bawa ke Rumah Sakit DKT Pangkalpinang," katanya, seperti dikutip Bangkapos.com pada Senin (12 Januari 2026).
Jenazah almarhum, yang akrab disapa Muli, dibawa ke Pemakaman Umum Al-Azhar di Karawang, Jawa Barat, untuk dimakamkan oleh keluarga, teman, dan kolega dari berbagai profesi.
Kematian mendadak pemimpin ini merupakan pukulan emosional bagi Garuda TV, mengingat peran strategisnya dalam mengawasi arah komersial dan pertumbuhan bisnis perusahaan media tersebut.
Baca juga: Siapa Pemilik Akun Smanunggu? Misteri Time Traveler dari Tahun 1035 yang Menghebohkan Medsos
Profil Muliandy Nasution
Menurut saluran YouTube GARUDA TV, Muliandy Nasution lahir di Medan, Sumatera Utara, pada 26 April 1983. Ia meninggal dunia pada usia 42 tahun. Menurut akun Instagram pribadinya, @muliandynasution, ia memiliki gelar MBA dari Jena Applied Science (Jerman).
Ia juga memiliki gelar Master of Management (MM) dari Swiss-German University dan Master of International and Commercial Law dari Universitas Islam Jakarta.