Tuesday 16th of June 2026
×

Viral Perundungan Siswa SMP di Jimbaran Bali, Korban Dikeroyok dan Ditendang 6 Teman Kini Berujung Damai

Viral Perundungan Siswa SMP di Jimbaran Bali, Korban Dikeroyok dan Ditendang 6 Teman Kini Berujung Damai

--

ASCOMAXX.com - Miris! Berikut ini kami sampaikan khusus untuk kamu pada kesempatan kali ini yang mengulas mengenai Perundungan Siswa SMP di Jimbaran Bali. Nah, supaya tidak ketinggalan informasinya langsung saja simak update selengkapnya di bawah ini! 

Baru-baru ini diketahui bahwa kelurahan Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, sempat digegerkan dengan adanya video aksi dugaan perundungan (bullying) terhadap siswa SMP yang viral di media sosial.


Dalam video viral yang melibatkan seorang siswa SMP berinisial IGDA (13) yang menjadi korban bullying oleh terduga pelaku HA (14), IPTAP (14), KGDP (14), IGPM (13), AB (15), dan IKJAP (13).

Perundungan Siswa SMP di Jimbaran Bali

Mengonfirmasi mengenai kasus ini, Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Gede Adi Saputra Jaya menjelaskan bahwa aksi perundungan yang viral tersebut terjadi pada Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 11.00 WITA, di Wantilan Quari Desa Adat Jimbaran, Jalan Wanagiri, Jimbaran.

Baca juga: Geger! 4 Pelaku Penganiayaan ART WNI di Malaysia Ditangkap Kepolisian Johor, Videonya Viral di Media Sosial

Baca juga: BGN Resmi Hentikan Program MBG Selama Libur Sekolah Semester Ini, Revisi Insentif SPPG Tak Lagi Rp 6 Juta per Hari

Baca juga: MBG Dihentikan BGN Selama Masa Libur Sekolah, Semua Dapur Akan Diaudit: SPPG Siap-Siap Ya!

Kemudian, video rekaman kejadian itu viral di media sosial setelah diunggah pada Kamis (11/6/2026). Usai mendapati keresahan masyarakat akibat video tersebut, Polsek Kuta Selatan bergerak cepat mengumpulkan pihak-pihak terkait dan menggelar mediasi pada Minggu (14/6/2026) sekitar pukul 18.00 WIT di kediaman Jro Bendesa Adat Jimbaran.

"Setelah adanya berita viral di media sosial tentang pembullyan terhadap siswa SMP tersebut, Polsek Kuta Selatan bersama tokoh masyarakat dan Bendesa Adat langsung mengambil langkah cepat dengan menggelar mediasi," ujar Iptu Gede Adi Saputra Jaya, Senin (15/6/2026).

Simak kronologi kasusnya pada slide berikutnya!>>>

Source:

Update Terbaru

RELATED POST