Fakta Pembunuhan Nus Kei Ketua Golkar Maluku Tenggara, Dipicu Balas Dendam Kasus Bekasi 2020
--
ASCOMAXX.com - Dunia politik dan hukum di Maluku Tenggara dikejutkan oleh peristiwa tragis yang menimpa salah satu tokoh daerah terkemuka. Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora yang lebih dikenal luas dengan nama Nus Kei, dinyatakan meninggal dunia setelah menjadi korban aksi penusukan yang sangat brutal.
Peristiwa keji tersebut terjadi di kawasan Bandara Karel Sadsuitubun, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, tepat pada hari Minggu, 19 April 2026 sekitar pukul 11.25 Waktu Indonesia Timur (WIT). Nus Kei yang baru saja mendarat setelah melakukan perjalanan udara dari Jakarta langsung diserang secara mendadak oleh para pelaku di tempat kejadian.
Baca juga: Video Asli Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Part 2 Viral, Tampilkan Adegan Tak Senonoh!
Baca juga: Link Video Vell Viral TikTok Full Durasi, Tanpa Sensor Terlentang Lihatkan Tatto di Perut!
Peristiwa ini bermula sesaat setelah Nus Kei keluar dari area kedatangan bandara. Menurut sejumlah keterangan saksi di tempat kejadian perkara (TKP), serangan tersebut terjadi begitu cepat tanpa sempat diantisipasi oleh korban.
Akibat sabetan dan tusukan senjata tajam tersebut, Nus Kei menderita sedikitnya empat luka tusukan serius di beberapa bagian vital tubuhnya.
Meskipun sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat dengan harapan nyawanya dapat diselamatkan, takdir berkata lain. Nus Kei mengembuskan napas terakhirnya dalam penanganan tim medis akibat pendarahan hebat yang dideritanya.
Kurang dari dua jam setelah insiden maut tersebut terjadi, aparat Kepolisian Resor (Polres) Maluku Tenggara bergerak cepat melakukan pengejaran dan berhasil membekuk dua orang pria yang ditetapkan sebagai terduga pelaku utama. Kedua pelaku tersebut diketahui berinisial HR yang berusia 28 tahun, dan FU yang berusia 36 tahun.